Pemain Arema Libur Panjang
Kamis, 2 Mei 2013 13:05 WIB
Pelatih Arema Indonesia, Joko Susilo (tengah) memberi instruksi pada sejumlah pesepakbola. Arema bertekad akan menang melawan Pelita Jaya. (ANTARA/Ari Bowo Sucipto)
Malang (antarasulteng.com) - Para pemain Arema yang berlaga di ajang Liga Primer Indonesia
(LPI) libur latihan selama satu bulan penuh karena jeda pertandingan
resmi yang cukup panjang sekitar satu setengah bulan.
Manajer Arema Haris Fambudy, Kamis, mengaku jika anak asuh Abdurrahman Gurning itu vakum kegiatan (latihan) selama satu bulan penuh karena tidak ada jadwal pertandingan.
"Karena tidak ada pertandingan inilah, maka pemain diliburkan selama satu bulan penuh guna memangkas biaya operasional. Hanya saja, sebagai gantinya, pemain diberikan uang saku untuk menikmati liburannya di daerah masing-masing," tegas Haris Fambudy.
Uang saku yang diberikan bagi pemain selama libur latihan tersebut, lanjutnya, bersumber dari pengalihan anggaran yang seharusnya untuk biaya operasional selama satu bulan jika pemain menjalani latihan rutinnya.
Sementara Pelatih Arema LPI Abdurahman Gurning mengatakan setelah melakoni pertandingan "derby" menjamu Persema (29/4), Arema baru melakoni pertandingan kembali pada 13 Juni mendatang melawan Persija Jakarta.
Gurning memastikan jika selama satu bulan penuh tersebut tidak akan ada latihan, sehingga pemain bisa pulang dan menikmati liburan di daerah masing-masing.
Meski libur latihan dalam rentang waktu yang cukup panjang, Gurning tetap memberikan menu latihan khusus untuk masing-masing pemain selama berada di kampung halamannya dengan tujuan ketika kembali berkumpul dan latihan, kondisi pemain tetap terjaga.
"Yang pasti ada lah menu khususnya agar kondisi fisik mereka tetap terjaga, meski tidak ada latihan rutin bersama," tandasnya.
Manajer Arema Haris Fambudy, Kamis, mengaku jika anak asuh Abdurrahman Gurning itu vakum kegiatan (latihan) selama satu bulan penuh karena tidak ada jadwal pertandingan.
"Karena tidak ada pertandingan inilah, maka pemain diliburkan selama satu bulan penuh guna memangkas biaya operasional. Hanya saja, sebagai gantinya, pemain diberikan uang saku untuk menikmati liburannya di daerah masing-masing," tegas Haris Fambudy.
Uang saku yang diberikan bagi pemain selama libur latihan tersebut, lanjutnya, bersumber dari pengalihan anggaran yang seharusnya untuk biaya operasional selama satu bulan jika pemain menjalani latihan rutinnya.
Sementara Pelatih Arema LPI Abdurahman Gurning mengatakan setelah melakoni pertandingan "derby" menjamu Persema (29/4), Arema baru melakoni pertandingan kembali pada 13 Juni mendatang melawan Persija Jakarta.
Gurning memastikan jika selama satu bulan penuh tersebut tidak akan ada latihan, sehingga pemain bisa pulang dan menikmati liburan di daerah masing-masing.
Meski libur latihan dalam rentang waktu yang cukup panjang, Gurning tetap memberikan menu latihan khusus untuk masing-masing pemain selama berada di kampung halamannya dengan tujuan ketika kembali berkumpul dan latihan, kondisi pemain tetap terjaga.
"Yang pasti ada lah menu khususnya agar kondisi fisik mereka tetap terjaga, meski tidak ada latihan rutin bersama," tandasnya.
Pewarta : Endang Sukarelawati
Editor : Riski Maruto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Ketua Panpel: Kepulangan Arema FC gunakan rantis kewenangan kepolisian
07 December 2024 23:48 WIB, 2024
Akibat kerusuhan, Arema FC dilarang jadi tuan rumah sampai selesai musim
02 October 2022 10:29 WIB, 2022