Stroke Bukan Masalah Lansia Saja
Selasa, 11 Juni 2013 15:54 WIB
(FOTO ANTARA/Feri)
Yogyakarta (antarasulteng.com) - Serangan jantung dan stroke saat ini tidak hanya menjadi masalah
kesehatan bagi orang lanjut usia, tetapi juga orang-orang muda, kata
ahli penyakit dalam dari Rumah Sakit Premier Jatinegara Jakarta Femiko
Morauli N Sitohang.
"Serangan jantung dan stroke yang sebelumnya dianggap sebagai masalah kesehatan di usia senja, kini telah terbukti menjadi penyakit yang mematikan bagi orang-orang muda," katanya pada peluncuran Sun Medical Executive (Med) di Yogyakarta, Senin.
Oleh karena itu, menurut dia, pengetahuan mengenai gejala-gejala awal dan deteksi dini menyangkut penyakit tersebut merupakan langkah bijaksana dilakukan oleh yang sudah berumur maupun yang masih muda, baik laki-laki maupun perempuan.
Chief Distribution Officer PT Sun Life Financial Indonesia Elin Waty mengatakan Sun Med merupakan sebuah produk asuransi tambahan yang menawarkan manfaat lebih untuk biaya rawat inap dan operasi.
"Produk tersebut untuk menjawab kebutuhan nasabah dalam melindungi dirinya dari biaya rumah sakit yang tidak terduga. Penyakit kritis yang tidak terduga disertai dengan meningkatnya biaya rumah sakit merupakan hal yang menyita pikiran dan mengkhawatirkan nasabah," katanya.
Menurut dia, produk asuransi tambahan itu merupakan pilihan untuk perlindungan kesehatan dan mendukung perencanaan keuangan individu dan keluarga.
"Serangan jantung dan stroke yang sebelumnya dianggap sebagai masalah kesehatan di usia senja, kini telah terbukti menjadi penyakit yang mematikan bagi orang-orang muda," katanya pada peluncuran Sun Medical Executive (Med) di Yogyakarta, Senin.
Oleh karena itu, menurut dia, pengetahuan mengenai gejala-gejala awal dan deteksi dini menyangkut penyakit tersebut merupakan langkah bijaksana dilakukan oleh yang sudah berumur maupun yang masih muda, baik laki-laki maupun perempuan.
Chief Distribution Officer PT Sun Life Financial Indonesia Elin Waty mengatakan Sun Med merupakan sebuah produk asuransi tambahan yang menawarkan manfaat lebih untuk biaya rawat inap dan operasi.
"Produk tersebut untuk menjawab kebutuhan nasabah dalam melindungi dirinya dari biaya rumah sakit yang tidak terduga. Penyakit kritis yang tidak terduga disertai dengan meningkatnya biaya rumah sakit merupakan hal yang menyita pikiran dan mengkhawatirkan nasabah," katanya.
Menurut dia, produk asuransi tambahan itu merupakan pilihan untuk perlindungan kesehatan dan mendukung perencanaan keuangan individu dan keluarga.
Pewarta : Bambang Sutopo Hadi
Editor : Riski Maruto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Hiburan & Gaya Hidup
Lihat Juga
Pakar fertilitas: kesuburan bisa menurun karena terkena paparan asap rokok
23 February 2020 18:41 WIB, 2020
Bintang serial India "Swabhimaan" kagumi akan keindahan alam Indonesia
23 February 2020 0:56 WIB, 2020
Pakar Australia Prof. Anderson bagi ilmu bedah kraniofasial di Makassar
20 February 2020 3:16 WIB, 2020
Lokasi pemakaman Ashraf Sinclair di San Diego Hills Karawang dipesan mendadak
18 February 2020 18:22 WIB, 2020