Warga Sulteng positif COVID-19 bertambah satu orang dan dua sembuh

id Palu,Sulteng ,Pemprov Sulteng,penanganan corona,virus corona,corona,covid-19,2019-ncov,novel coronavirus 2019

Warga Sulteng positif COVID-19 bertambah satu orang  dan dua sembuh

Anak-anak membaca poster berisi pengenalan COVID-19 dan cara pencegahannya yang terpasang pada salah satu dinding hunian sementara warga korban bencana gempa dan tsunami di Kota Palu, Sulawesi Tengah, Senin (6/4/2020). ANTARA/Mohamad Hamzah/wsj.

Palu (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Pusat Data dan Informasi (Pusdatina) COVID-19 Pemprov Sulteng kembali mengumumkan secara resmi satu orang warga positif terinfeksi virus corona atau COVID-19.

"Satu PDP (Pasien Dalam Pengawasan) dinyatakan positif terinfeksi COVID-19. Dia rujukan dari RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) RSUD Morowali di Kabupaten Morowali," kata Gubernur Sulteng, Longki Djanggola melalui Juru Bicara Pusdatina COVID-19 Pemprov Sulteng, Muhammad Haris Kariming di Palu, Rabu sore.

Ia menjelaskan Pasien tersebut, dirujuk dari RSUD Morowali ke RSUD Undata di Kota Palu lima hari lalu.

Setelah itu pihak rumah sakit melakukan tes swab terhadap pasien itu dan mengirimkan sampel tes swab tersebut ke Laboratorium Kementerian Kesehatan Republik Indonesia di Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan dan hasilnya positif COVID-19.



Selain itu, Haris mengungkap kabar gembira yaitu, PDP positif corona 01 inisial H dan 02 inisial E yang dirawat di RSUD Undata dan berdomisili di Kota Palu sudah terkonfirmasi negatif berdasarkan hasil resmi tes swab terakhir sehingga dinyatakan sembuh.

Haris menyebut ke duanya telah keluar dari rumah sakit dan telah kembali ke rumahnya masing-masing.

"Dan sudah bisa bersosialisasi seperti biasa. Saya minta pasien yang sudah sembuh tidak dikucilkan. Mereka bagian dari masyarakat Sulteng. Namun sesuai SOP (Standar Operasional Prosedur) ke duanya tetap masuk dalam tabel PDP positif corona yang sudah sembuh,"tambahnya.

Sehingga dengan begitu jumlah warga Sulteng yang terinfeksi COVID-19 menjadi enam orang dengan rincian dua sembuh dan dua meninggal dua. Sementara dua orang lainnya masih mendapat perawatan intensif di RSUD Undata dan Rumah Sakit Umum (RSU) Anutapura Palu.



Menurut Haris, saat ini warga Sulteng yang berstatus PDP COVID-19 berjumlah 35 orang dan Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 340 orang.

"Dari 35 PDP itu, 19 orang menjalani isolasi mandiri, 2 di RSUD Undata, 10 di RSU Anutapura, 1 di RSUD Mokopido di Kabupaten Tolitoli, 1 di RSU Kabupaten Buol dan 2 di RSUD Kolonodale di Kabupaten Morowali Utara," tambahnya.

Hari ini, Sulteng mendapat tambahan 15 ODP baru dan 31 ODP selesai menjalani karantina mandiri dan dinyatakan sembuh sehingga jumlah ODP hari ini menjadi 340 orang.
 

Pewarta :
Editor : Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar