
Stok Gula Pasir Di Palu Aman

Palu - Stok gula pasir di Palu hingga kini cukup aman meski permintaan masyarakat menjelang Ramadhan dan Lebaran meningkat, kata Jemmy Hosan, salah satu distributor gula pasir di Palu, Sabtu.
"Saya sendiri masih punya stok dalam jumlah banyak," katanya menegaskan.
Ia mengatakan, di gudang ada sebanyak 10.000 karung (isi 50kg), cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Begitu pula di gudang para distributor lain, termasuk Pelita Indah masih memiliki persediaan gula pasir dalam jumlah memadai.
Menurut dia, tidak ada alasan bagi masyarakat untuk mengkhawatirkan kekurangan kebutuhan tersebut karena stok di pasar-pasar tradisional maupun di gudang distributor terbilang melebihi kebutuhan.
Ia mengakui, harga gula pasir di pasaran naik karena ada penyesuaian harga dari distributor menyusul harga di tingkat pabrik naik.
"Tidak mungkin harga di pabrik naik, sementara distributor menjual kepada pedagang dengan harga tetap," katanya.
Gula pasir yang didatangkan para distributor selain dari Makassar dan Surabaya, juga Gorontalo, provinsi tentangga Sulteng.
Sementara itu, Kepala Bidang Administrasi Perekonomian Pemkot Palu Taming Tombolotutu mengatakan, ada beberapa harga kebutuhan pokok yang mengalami kenaikkan.
Kenaikkan itu salah satunya disebabkan permintaan masyarakat meningkat. "Salah satu kebutuhan masyarakat yang mengalami kenaikkan adalah gula pasir," katanya.
Harga eceran gula pasir sekarang ini berkisar Rp13.000 sampai Rp14.000 perkilogram atau naik dari sebelumnya hanya Rp11.000.
Guna menekan gejolak harga sejumlah kebutuhan di pasar-pasar tradisional, Pemkot Palu dalam waktu dekat akan mengadakan operasi pasar dan juga melaksanakan kegiatan pasar murah. (BK03)
Pewarta :
Editor:
Riski Maruto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
