
Parimo persiapkan lima cabor hadapi Popda tingkat Sulawesi Tengah

Parigi, Sulteng (ANTARA) -
Oleh karena itu, ia meminta agar pengurus masing-masing cabor memantapkan persiapan seluruh atlet sehingga dapat meraih prestasi dan membanggakan daerah.
Sementara itu, Sekretaris Komite Nasional Indonesia (KONI) Parigi Moutong Supardin menjelaskan penundaan Popda di Donggala itu dilakukan karena alasan teknis.
Meski demikian, Pemkab Parigi Moutong dan KONI tetap mengoptimalkan pemusatan latihan dengan tujuan agar para atlet dapat meraih gelar juara.
"Sebagai kabupaten yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan itu, tentu kita tidak ingin pulang dengan kekalahan, maka persiapan yang matang adalah kunci kesuksesan," ujar Supardin.
Ketua KONI Parigi Moutong Faisan Badja menuturkan atlet-atlet berprestasi yang akan berlaga di Popda tingkat Sulteng nanti selanjutnya akan menjadi binaan mereka untuk pengembangan kemampuan dan kapasitas sekaligus dipersiapkan sebagai regenerasi.
Maka dari itu, KONI Parigi Moutong meminta agar pemerintah setempat membuat basis data atlet yang akan berlaga di Popda tingkat Sulteng sehingga mudah dipantau.
"Tentu kami berharap atlet yang berlaga nanti mengharumkan nama daerah serta bisa membawa pulang medali," ungkap Faisan.
Pewarta : Mohamad Ridwan
Editor:
Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
