OJK Sulteng: IKD berperan mempercepat pelayanan jasa keuangan

id Sulteng,Palu,Ojk,Ppkm,Teroris

OJK Sulteng:  IKD berperan mempercepat pelayanan jasa keuangan

Kepala OJK Provinsi Sulteng Gamal Abdul Kahar. ANTARA/HO-OJK Provinsi Sulteng

Palu (ANTARA) - Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) Gamal Abdul Kahar menyatakan Industri Keuangan Digital (IKD) berperan penting dalam mendukung pelayanan jasa keuangan yang lebih cepat, mudah dan murah.

"IKD juga dapat menjangkau daerah terpencil dalam rangka mempersempit disparitas atau perbedaan ekonomi yang tinggi antar wilayah," katanya di Kota Palu, Kamis.

IKD merupakan aktivitas pembaruan proses bisnis, model bisnis, dan instrumen keuangan yang memberikan nilai tambah baru di sektor jasa keuangan dengan melibatkan ekosistem digital.

IKD sangat penting diterapkan utamanya oleh pelaku industri jasa keuangan di tengah pandemi COVID-19 sebab merupakan kebiasaan baru yang memilki sejumlah manfaat di antaranya menerapkan jarak fisik dan sosial.

"Kemudian dapat dikerjakan dari jarak jauh, meningkatkan pengguna telepon pintar dan meningkatan aktivitas digital,"ujarnya.

Selain itu, Gamal mengatakan IKD adalah bisnis model baru yang dikembangkan karena banyaknya peminat bisnis yang berbasis telepon pintar dan semakin banyaknya aktivitas layanan keuangan digital yang meliputi sistem pembayaran digital, bank digital, investasi online hingga peningkatan pemanfataan fintech.

"Tiga manfaat digitalisasi sektor jasa keuangan melalui IKD, pertama, menutup kesenjangan inklusi keuangan terutama untuk populasi yang kurang terlayani (underserved)," ucapnya.

Kedua, menyediakan layanan pembayaran dan pembiayaan yang inovatif untuk pengembangan dan pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Ketiga, memiliki peran dalam mendorong digitalisasi sektor jasa keuangan dan fintech pada perekonomian.

Pewarta :
Editor : Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2021