Kunjungan Wisatawan Ke Danau Tambing Tetap Tinggi

id tambing

DANAU TAMBING Salah satu destinasi wisata Sulawesi Tengah, Danau Tambing, Poso (Foto antara/ Anas Masa)

Palu, (antarasulteng.com) - Kunjungan wisatawan ke Danau Tambing, salah satu destinasi wisata unggulan di Sulawesi Tengah itu saban hari tetap tinggi, meski kegiatan mendaki gunung ditutup sementara karena faktor keamanan.

Kepala Seksi III Taman Nasional Lore Lindu (TNLL), Fery Liuw di Palu, Kamis membenarkan setiap Sabtu dan Minggu banyak wisatawan, termasuk mancanegara yang mengunjungi objek wisata yang terletak di dalam kawasan Taman Nasional itu.

Padahal, kata dia, sejak beberapa bulan terakhir ini, kegiatan mendaki Gunung Rorekambu yang paling banyak dimintati khususnya wisatawan lokal telah ditutup sementara atas permintaan pihak keamanan karena wilayah itu masuk dalam kawasan yang menjadi target TNI/Polri memburu para teroris pimpinan Santoso.

Namun, kata dia, pentupan kegiatan mendaki gunung tersebut tidak banyak berpengaruh terhadap kunjungan wisatawan tetap mengalir.

Berdasarkan data yang ada, setiap Sabtu dan Minggu ada sekitar 300 wisatawan mengunjungi objek wisata yang terletak di wilayah Desa Sedoa, Kecamatan Lore Utara, Kabupaten Poso pada ketinggian sekitar 1.700 meter dari permukaan laut itu.

Selain berkemah, para pengunjung juga bisa menikmati panorama danau yang sangat indah, menyaksikan taman berbgai jenis anggrek, tumbuhan kantong semar, memancing dan juga mengamati burung.

Fery mengatakan ada sekitar 260-an jenis burung yang ada di kawasan itu. Menariknya dari 260-an, jenis burung, 30 persen merupakan endemik yang tidak ada di daerah lain, kecuali di Danau Tambing.

Pada 2015 tercatat sekitar 6.000 wisatawan mancanegara, nusantara dan lokal yang mengunjungi objek wisata berjarak sekitar 90-an dari Kota Palu itu.

Objek wisata Danau Tambing sangat mudah dikunjungi karena berada pada jalur jalan utama Palu-Napu.

Untuk masuk ke lokasi wisata pengunjung harus membayar karcis Rp5.000/orang untuk wisatawan nusantara dan lokal. Khusus untuk wisatawan mancanegara Rp150 ribu/orang. 
Pewarta :
Editor: Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar