
Bulog Jamin Stok Beras Di Sulteng Aman

Kita sekarang ini masih kuasai stok beras sekitar 9.000 ton
Palu, (antarasulteng.com) - Kepala Perum Bulog Sulawesi Tengah Maruf menjamin stok beras yang ada di gudang saat ini masih aman untuk beberapa bulan ke depan.
"Kita sekarang ini masih kuasai stok beras sekitar 9.000 ton," katanya di Palu, Kamis.
Menurut dia, meski kegiatan pengadaan beras di daerah itu hingga kini masih nihil, namun Bulog masih punya stok untuk kebutuhan tiga bulan mendatang.
Dia mengaku pengadaan beras di Sulteng pada musim panen masa tanam (MT) pertama yang sudah mulai berlangsung di Kabupaten Parigi Moutong masih sulit terealisasi karena harga diatas HPP (harga pembelian pemerintah).
Di daerah itu, kata Maruf, harga beras di penggilingan masih berkisar Rp8.000/kg.
Sementara Bulog membeli beras mengacu kepada HPP yang ditetapkan pemerintah melalui Inpres Nomor 5 Tahun 2015 sebesar Rp7.300/kg.
Dengan selisih harga yang cukup mencolok tersebut, sangat sulit bagi Bulog untuk membeli.
"Kami berharap pada saat panen raya April sampai Juni mendatang, harga beras bisa turun," kata dia.
Jika tidak, lanjut Maruf, Bulog tentu akan mengalami kesulitan untuk membeli beras petani. "Dan kalau itu sampai terjadi, maka dipastikan Bulog terpaksa mendatangkan beras dari Bulog di daerah lain yang mengalami surplus pengadaan," katanya.
Selama ini, daerah yang mensuplai beras ke Bulog Sulteng adalah Sulsel dan Jatim. Dua daerah itu memang selama ini selalu surplus pengadaan.
Tetapi, Maruf tetap masih optimis bisa merealisasi pengadaan pada musim panen raya April-Juni 2016. "Kita targetkan bisa membeli beras petani sampai 60 persen dari target yang ditetapkan Bulog sebanyak 42.000 ton," ujarnya.
Pewarta : Anas Masa
Editor:
Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2026
