Logo Header Antaranews Sulteng

Angkot Di Palu Tidak Beroperasi Penuh

Jumat, 4 November 2016 14:38 WIB
Image Print
Angkot (antaranews)
Saya sengaja mengandangkan dua unit angkot karena akan ada aksi unjuk rasa

Palu, (antarasulteng.com) - Angkutan kota (angkot) di Kota Palu tidak beroperasi penuh, berkaitan dengan akan ada demonstrasi besar-besaran di DKI Jakarta, termasuk di ibu kota Provinsi Sulteng, Jumat.

"Saya sengaja mengandangkan dua unit angkot karena akan ada aksi unjuk rasa," kata Rusdi, pengusaha angkot di Palu, Jumat.

Ia mengatakan meski aksi demo damai, namun untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan, lebih baik tidak mengoperasikan armada angkot hari ini.

Lebih baik tidak ada pemasukan hari ini, dari pada terjadi sesuatu yang dapat merugikan lebih besar, katanya.

Lagi pula, kata dia, penumpang angkot sekarang ini menurun drastis karena semakin banyaknya kendaraan pribadi dan ojek sepeda motor.

Hal senada juga disampaikan Haryono, salah seorng sopir taksi angkot di bilangan Jalan Emi Saelan, Kecamatan Palu Selatan.

Ia juga mengatakan pemilik angkot meminta untuk tidak mengoperasikan armada angkot, sebab hari ini akan ada aksi unjuk rasa di Kota Palu.

Aksi tersebut sama dengan unjuk rasa yang akan berlangsung di Jakarta pada hari ini juga.

Dia mengatakan pemilik angkot agak khawatir meski unjuk rasa damai.

Arus lalu lintas kendaraan di beberapa ruas jalan di Kota Palu hingga kini masih berjalan normal, termasuk di beberapa jalan yang akan dilewati para pengunjuk rasa.

Data dari Dinas Perhubungan Kota Palu menyebutkan, jumlah angkot yang beropersi setiap tahunnya terus berkurang.

Kepala Dinas Perhubungan setempat mengatakan jumlah angkot sekarang ini tinggal sekitar 600 buah dari sebelumnya menapai 2.000-an

Rata-rata angkot yang ada di Palu, kondisinya sudah tidak memadai lagi, tetapi masih dipaksa pemilik untuk tetap beroperasi.

Namun demikian, katanya, angkot yang beroperasi meski sudah tua, tetapi masih laik jalan.



Pewarta :
Editor: Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2026