
MUI Palu Lawan Intoleransi Dengan PSB

PSB merupakan salah satu program MUI Palu yang dilaksanakan di masjid-masjid secara bergiliran setiap subuh, mengandung banyak tujuan serta manfaat
Palu, (Antarasulteng.com) - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Palu, Sulawesi Tengah, berupaya membendung tumbuh dan berkembangnya gerakan radikal dan intoleransi yang dibangun oleh kelompok-kelompok tertentu, lewat maksimalisasi program Palu Subuh Berkah (PSB).
Wakil Ketua MUI Kota Palu Sagir M. Amin menyatakan di Palu, Rabu, Palu Subuh Berkah dilaksanakan di masjid-masjid yang memiliki beberapa tujuan serta manfaat sebagai pembinaan umat.
"PSB merupakan salah satu program MUI Palu yang dilaksanakan di masjid-masjid secara bergiliran setiap subuh, mengandung banyak tujuan serta manfaat," kata Sagir.
Salah satu tujuan utama program PSB tersebut yaitu membina mental masyarakat serta pengembangan pengetahuan tentang Islam dan perbedaan agama sebagai ketetapan Yang Maha Kuasa.
Dia menyebutkan MUI melibatkan akademisi dari beberapa perguruan tinggi antara lain Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu, tokoh-tokoh agama, tokoh masyarakat, dan ormas-ormas Islam.
PSB tidak semata-mata hanya untuk shalat, melainkan terdapat kajian terhadap anjuran agama lewat Firman Allah, diskusi, serta ceramah agama.
"Iya, PSB di dalamnya ada ceramah agama untuk peningkatan pengetahuan tentang Islam dan perbedaan agama, serta diskusi antara jamaah dan tokoh-tokoh agama mengenai berbagai hal terkait kehidupan bermasyarakat," urainya.
MUI, kata dia, menghadirkan pakar pemikiran Islam modern Prof. Dr. H. Zainal Abidin M.Ag sebagai intektual muslim yang sangat moderat, dibantu oleh beberapa akademisi lainnya untuk memberikan pemahaman kepada jamaah.
Dia menyebutkan PSB telah dilaksanakan di beberapa masjid di antaranya yaitu Masjid Alkhairaat kompleks Alkhairaat Jalan Sis Aljufri, Masjid An-Nur, Masjid Al-Ihsan, Agung Darussalam, Masjid Raya Baiturrahim, Masjid An-Nur Jalan Sis Aljufri, serta Masjid Jami Kampung Baru.
"Kegiatan ini dilaksanakan setiap subuh yang tempatnya atau masjid-nya bergiliran, MUI melakukan hal itu sebagai bentuk kepedulian MUI terhadap pembinaan umat," sebutnya.
Dia menegaskan bahwa PSB yang di laksanakan di masjid-masjid bukanlah suatu gerakan untuk melawan pemerintah di tengah-tengah berbagai isu yang memecah belah.
Pewarta : Muhammad Hajiji
Editor:
Anas Masa
COPYRIGHT © ANTARA 2026
