
Untad Kembali Luluskan 930 Mahasiswa

Palu, (antarasulteng.com) - Universitas Tadulako (Untad) kembali menggelar wisuda angkatan ke-85 itu diikuti 930 mahasiswa, diantaranya adalah 85 lulusan paca sarjana dan empat lulusan doktor di Auditorium Untad, Kamis.
Sisanya sebanyak 843 orang adalah lulusan strata satu (S1) atau diploma. Lulusan S1 dan diploma itu masing-masing dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) 385 orang, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) 57 orang, Fekon 54 orang, Fakultas teknik (Fatek) 36 orang, Fakultas Pertanian (Faperta) 56 orang, kata Rektor Untad, Muhammad Basir Cyio di Palu, Kamis.
Selain itu, Fakultas Hukum (Fakum) 67 orang, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) 105 orang, Fakultas Peternakan dan Perikanan 21 orang, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) 26 orang dan Fakultas Kehutanan 36 orang.
"Sebelum para lulusan meninggalkan kampus tentu saja ada beberapa titipan yang kami sampaikan sekadar pelengkap dalam menapaki jalan panjang yang sarat dengan ekspektasi, yaitu pentingnya kesahajaan dan gunakan kecerdasan," ujar Rektor Untad, Muhammad Basir Cyio melalui pesan almamaternya.
Rektor menjelaskan, terkait pentingnya kesahajaan, lulusan Untad jangan pernah lupa diri hanya karena merasa berilmu. Baginya, ilmu sama sekali tidak pernah memberi isyarat untuk dijadikan sebagai kecongkakan, rasa takabur apalagi dipandang sebagai sarana penyeberangan rasa hebat dan kuat.
"Kuat karena jiwa suatu saat kita akan terpisah, kuat karena fisik suatu saat juga akan uzur. Karena itu, jadikanlah kesahajaan itu sebagai socio capital dalam membangun temali kesejukan, rantai kedamaian, dan gantungan nilai persaudaraan. Ilmu yang kalian miliki akan ambruk ketitik nadir terendah jika semua penyangga yang saya sampaikan itu tidak digunakan dalam menopang jati diri dan kedirian," tuturnya.
Selanjutnya menggunakan kecerdasan sebagai sosok ilmuwan muda. Kata Basir, seluruh alumni Untad khususnya yang baru diwisuda hendaknya mampu menggunakan instrumen kecerdasan yang dianugrahkan Allah SWT. Baginya, ada banyak kecerdasan menurut klasifikasi para ilmuan, namun jenis klasifikasi itu tidak prinsip.
"Hal yang lebih esensi sebenarnya adalah bagaimana kecerdasan itu mampu teradaptasikan dalam segala situasi sosial," tambah dia.
Dipenghujung, Rektor mengucapkan terima kasih kepada para orang tua yang sudah mempercayakan pendidikan putra-putri mereka kepada Untad.
Sejauh ini, Untad sendiri sudah menelorkan 55.736 alumni dari berbagai fakultas dan jurusan.
Pewarta : Fauzi
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
