
IAIN Libatkan TP4D Bangun Kampus II Di Sigi

Palu, (Antarasulteng.com) - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu, Sulawesi Tengah, resmi melibatkan Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) dalam pembangunan kampus II perguruan tinggi tersebut di Kabupaten Sigi.
Kepala Sub Bagian Perencanaan IAIN Palu, Ahdar Somba MM, menyatakan di Palu, Rabu, IAIN Palu melibatkan TP4D sebagai bentuk komitmen untuk memastikan ketepatan penggunaan dan realisasi anggaran.
"Iya, ini merupakan komitmen bahwa IAIN serius untuk membangun kampus perguruan tinggi di Kabupaten Sigi dalam rangka pengembangan perguruan tinggi tersebut," ungkap Ahdar Somba.
Menurut Ahdar, keterlibatan TP4D dalam pelaksanaan pembangunan kampus II di Sigi akan memberikan banyak kebaikan yaitu TP4D memberikan arahan dan masukan terhadap pelaksaan pembangunan agar sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.
Sekalipun TP4D tidak terlibat ke dalam hal-hal teknis menyangkut pembangunan akan tetapi TP4D memiliki peran yang sangat penting untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan dalam pelaksanaan pembangunan IAIN II di Sigi.
"TP4D memang tidak terlibat ke dalam hal-hal teknis pembangunan kampus II IAIN Palu di Kabupaten Sigi, akan tetapi TP4D akan memiliki peran yang sangat berarti terkait arahan dan masukan," ujarnya.
Sementara itu Rektor IAIN Palu Prof. Dr. H. Zainal Abidin M.Ag menegaskan bahwa TP4D sangat penting untuk dilibatkan dalam pembangunan kampus II IAIN Palu, dari sisi pendampingan, pengawasan dan bimbingan dalam pemanfaatan anggaran.
Dirinya juga berharap agar pembangunan Kampus II IAIN Palu di Kabupaten Sigi dengan anggaran sekitar Rp35 miliar dari SBSN harus berjalan dengan baik, sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Tidak hanya itu, tegas dia, pembangunan dengan anggaran tersebut yang direncanakan berdiri dua gedung berlantai empat dengan kapasitas 100 kelas lebih, harus memiliki perencanaan yang baik sehingga umur dan kualitas bangunan bertahan lama.
"Pembangunan harus berjalan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, serta berjalan sesuai dengan perencanaan yang telah disusun sebelumnya agar bangunan dapat dimanfaatkan dengan jangka waktu yang panjang," sebutnya.
Pembangunan IAIN II di Sigi akan dibiayai oleh pemerintah pusat lewat Surat Berharga Syariat Negara (SBSN) senilai Rp35 miliar, yang direncanakan akan di mulai pada tahun ini di atas lahan seluas kurang lebih 20 hektare.
Kemudian pembangunan kampus II di Sigi juga dibiayai dari Islamic Development Bank senilai kurang lebih Rp500 miliar, di atas lahan 50 hektare, yang saat ini tengah dibahas di Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).
Pewarta : Muhammad Hajiji
Editor:
Anas Masa
COPYRIGHT © ANTARA 2026
