Sulteng Bentuk Majelis Taklim "Cinta Tanah Air"

id kanwil

 Sulteng Bentuk Majelis Taklim "Cinta Tanah Air"

Kakanwil Kemenag Sulteng Abdullah Latopada (www.antarasulteng.com/Istimewa)

Forum majelis taklim ini harus dibentuk pada kabupaten/kota, kecamatan dan tingkat desa/kelurahan

Palu, (antarasulteng.com) - Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Tengah segera membentuk Forum Majelis Taklim "Hubbul Wathan" yang artinya cinta tanah air di seluruh kabupaten dan kota sampai tingkat kelurahan.

"Hal ini selaras dengan pengamalan Pancasila dan juga pengamalan nilai-nilai keislaman," kata Kakanwil Kemenag Sulteng Abdullah Latopada dalam siaran pers yag diterima di Palu, Rabu.

Imbauan itu sudah disampaikan Kakanwil dalam pertemuan dengan para Kepala Kantor Urusan Agama (KUA), Penyuluh dan Penghulu di lingkungan Kemenag Banggai Kepulauan, sekaligus sosialisasi pembentukan Forum Majelis Taklim "Hubbul Wathan".

"Forum majelis taklim ini harus dibentuk pada kabupaten/kota, kecamatan dan tingkat desa/kelurahan," kata Kakanwil.

Menurut dia, program itu dilaksanakan dalam rangka meningkatkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai agama pada masyarakat, serta meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan bangsa sebagai wujud cinta tanah air.

"Ini merupakan program prioritas dalam tiga bulan ke depan, dan ditargetkan akan rampung pada 13 kabupaten/kota di Sulteng," ungkapnya.

Kakanwil berharap program tersebut sebagai pilot project Kemenag dalam hal menangkal paham radikalisme serta pemantapan terhadap nilai-nilai pancasila, sebagaimana tercermin dalam Nawacita Presiden Jokowi dalam program revolusi mental.

Harapan lainnya, kata dia, di masa mendatang program itu juga dapat memberikan sumbangsih pada bangsa dan negara, dan menempatkan Kemenag sebagai pelopor dalam mengaktualisasikan program pamantapan nilai-nilai pancasila, serta menangkal paham radikalisme dan paham keagamaan menyimpang lainnya.

Secara teknis, kata Kakanwil, program itu merupakan pembinaan rutin yang membahas kajian keislaman, dan juga penanaman nilai Pancasila.

"Kita ketahui bahwa para ulama kita terlibat dalam penyusunan rumusan Pancasila, dalam pembentukan dasar negara. Sehingga tidak bertentangan dengan pengamalan nilai keislaman dan Pancasila, dan ini sebagai wujud cinta kita terhadap Islam, pancasila dan tanah air," ujarnya.

Forum ini terdiri atas empat kelompok yakni Forum Majelis Taklim untuk ibu, Forum Majelis Taklim untuk bapak, Forum Majelis Taklim untuk remaja putra dan Forum Majelis Taklim untuk remaja putri.

Adapun Forum Majelis Taklim `Hubbul Wathan` tingkat kabupaten di bawah binaan Kantor Kemenag kabupaten/kota dalam hal ini Seksi Bimas Islam, sedangkan di tingkat kecamatan dan kelurahan/desa di bawah binaan Kepala KUA kecamatan.

"Pembinaan akan melibatkan penyuluh agama Islam baik PNS maupun Non PNS dan guru agama Islam di wilayahnya. Kanwil Kemenag Sulteng menargetkan pembentukan forum tersebut selesai akhir Agustus 2017," tutup Kakanwil. (skd)

Pewarta :
Editor : Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.