Korem Tadulako gelar TMMD ke-123 tingkatkan kesejahteraan masyarakat

id Korem 132/Tadulako ,Tmmd ke-123,Kabupaten Morowali ,Sulteng

Korem Tadulako gelar TMMD ke-123 tingkatkan kesejahteraan masyarakat

Danrem 132/Tadulako Brigjen TNI Deni Gunawan menghadiri kegiatan TMMD ke-123 di Kabupaten Morowali, Kamis (20/2/2025). (ANTARA/HO-Penrem 132/Tadulako)

Palu (ANTARA) - Komando Resor Militer (Korem) 132/Tadulako, Sulawesi Tengah menggelar TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-123 di Kabupaten Morowali dalam upaya mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.

Danrem 132/Tadulako Brigjen TNI Deni Gunawan dalam keterangannya diterima di Palu, Kamis, mengatakan bahwa pelaksanaan program TMMD ini sejalan dengan implementasi program Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto yang mencakup sejumlah aspek penting.

"Hal ini adalah penguatan di bidang ideologi, ketahanan nasional, keamanan, serta kemandirian dalam pemenuhan sumber energi dan pangan. Poin keenam dalam Asta Cita tersebut adalah penguatan pembangunan desa sebagai langkah untuk pemerataan pembangunan," katanya.

Oleh karena itu, kata dia, program TMMD juga mencakup pelayanan kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat yang dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat lokal.

Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat untuk bersama-sama bergotong royong dalam menyukseskan TMMD ke-123 di Desa Bente, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali.

Sementara itu, TMMD ke-123 ini memiliki sasaran fisik dan nonfisik. Sasaran fisik meliputi pembukaan lahan ketahanan pangan seluas 11 hektare, pembukaan jalan lebar 24 meter sepanjang 9,6 kilometer, perbaikan jembatan, serta pembuatan rabat beton sepanjang 800 meter dan lebar 4 meter.

Kemudian, pembangunan dua ruang kelas di Pesantren Alkhairaat, penghijauan sepanjang jalur 16 dengan penanaman 1.000 pohon, dan pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) di enam titik.

Kegiatan nonfisik meliputi bakti sosial, pasar murah, sosialisasi kesehatan, hukum dan Kamtibmas, penyuluhan pertanian, penyuluhan KB, bantuan untuk penyandang disabilitas, sosialisasi bahaya narkoba, serta penanggulangan bencana alam.

"Pembangunan jalan diharapkan dapat mendukung perindustrian hasil pertanian masyarakat dari desa ke kota. Selain itu, jalan ini juga menghubungkan delapan desa di Morowali serta tiga titik wisata utama, yakni air terjun Api, air terjun Sakita, dan air terjun Bente," ujarnya.

Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Morowali Abdul Muttaqin Sonaru menyatakan dukungannya terhadap penyelenggaraan TMMD ke-123 di wilayah itu dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

"TMDD ke-123 ini merupakan bukti sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat," katanya.

Ia mengatakan keberhasilan program ini sangat bergantung pada dukungan penuh dari pemerintah daerah dan instansi terkait, serta partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.

Ia mengharapkan dukungan masyarakat setempat, sehingga giat ini dapat berlangsung dengan lancar hingga selesai.