Poso, Sulawesi Tengah (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, menekankan pentingnya meningkatkan sinergi dan inovasi dalam mewujudkan tujuh program prioritas pembangunan daerah di wilayah Poso.
"Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) kecamatan merupakan forum penting untuk membahas dan menyepakati program prioritas pembangunan yang telah diusulkan oleh desa," kata Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Poso Markus Wutabisu pada kegiatan Musrenbang Kecamatan Kluster IV untuk Kecamatan Lore Selatan dan Lore Barat, di Poso, Minggu, (23/2).
Ia mengatakan program-program tersebut kemudian akan diintegrasikan dengan prioritas pembangunan daerah Kabupaten Poso. Untuk itu, lanjutnya, momentum ini menjadi ajang memperkuat sinergi pemangku kepentingan terkait.
Ia menjelaskan Musrenbang kecamatan bertujuan untuk menyusun dan menyepakati rencana kegiatan pembangunan desa/kelurahan yang menjadi prioritas kecamatan, serta mengelompokkan usulan tersebut berdasarkan tugas dan fungsi perangkat daerah kabupaten.
Pembangunan daerah, kata dia, harus berkesinambungan sesuai dengan periode Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Poso 2021-2026.
Adapun tema pembangunan Kabupaten Poso di tahun 2025, yakni 'Pemantapan kualitas dan pemerataan pelayanan dasar untuk meningkatkan ekonomi desa dan sosial masyarakat'.
Ia menjelaskan terdapat tujuh prioritas pembangunan Kabupaten Poso, yakni peningkatan pelayanan dan pemulihan kesehatan masyarakat, peningkatan kualitas dan akses pendidikan secara inklusif, dan pemulihan ekonomi daerah melalui sektor UMKM, pertanian, perikanan, dan pariwisata.
"Kemudian pembangunan infrastruktur dan peningkatan konektivitas antar wilayah, percepatan reformasi birokrasi dan transformasi pelayanan publik, peningkatan ketentraman dan ketertiban umum dan mitigasi bencana dan perlindungan lingkungan hidup," ujarnya.
Untuk itu, ia menekankan pentingnya sinergi dan inovasi seluruh pihak untuk mewujudkan tujuh prioritas pembangunan daerah ini demi Kabupaten Poso yang lebih maju dan sejahtera.
Ia berharap agar usulan prioritas yang telah dibahas dalam pra-Musrenbang dapat fokus dan selaras dengan tema serta prioritas pembangunan daerah.
Ia mengatakan bahwa usulan yang disepakati dalam Musrenbang ini harus benar-benar prioritas, mendesak, serta tidak tumpang tindih dengan skema pendanaan lainnya.
"Saya meminta seluruh kepala perangkat daerah, camat, kepala desa, serta masyarakat untuk berpikiran terbuka, inovatif, dan mampu menyelaraskan pembangunan lintas sektor secara terukur," katanya.