
BPBD Sulteng kirim bantuan logistik untuk korban gempa di Kabupaten Poso

Palu (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) mengirimkan bantuan logistik untuk korban gempa bumi di Kabupaten Poso pada Jumat.
“Bantuan ini merupakan bentuk respon cepat dari Pemprov Sulteng untuk meringankan beban warga terdampak," kata Kepala BPBD Sulteng Akris Fattah Yunus di Palu, Jumat.
Dia menjelaskan saat ini yang paling dibutuhkan adalah tenda, makanan siap saji, perlengkapan bayi, serta obat-obatan. Pihaknya juga terus melakukan pemantauan dan pendataan langsung di lapangan.
Lebih lanjut ia mengatakan pengiriman bantuan telah dilakukan dari Gudang Sentra Nipotowe Palu. Bantuan mencakup kebutuhan mendesak seperti kasur, selimut, tenda gulung dan tenda keluarga portable, peralatan dapur, paket kebersihan keluarga, serta perlengkapan anak-anak.
Tim BPBD Provinsi bersama BPBD Kabupaten Poso, aparat desa, dan relawan setempat, kata dia, telah melakukan asesmen dan evakuasi di lokasi terdampak gempa.
Gempa bermagnitudo 5,7 itu menyebabkan kerusakan cukup serius di sejumlah desa seperti Tokilo, Tindoli, dan Tolambo di Kecamatan Pamona Tenggara, serta Desa Pendolo di Kecamatan Pamona Selatan.
Puluhan rumah warga dilaporkan rusak, termasuk fasilitas umum seperti sekolah dan rumah ibadah. Ribuan jiwa kini tinggal di tenda pengungsian dengan kondisi yang masih terbatas.
“Warga masih bertahan di posko pengungsian karena gempa susulan masih terus terjadi. Kami imbau masyarakat untuk tetap waspada, namun tidak panik dan mengikuti arahan dari petugas di lapangan,” pesannya.
Selain menyalurkan logistik, BPBD juga terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat, BNPB, serta dinas-dinas teknis di provinsi untuk memastikan seluruh kebutuhan dasar pengungsi bisa segera terpenuhi.
Akris menegaskan Pemprov Sulteng akan terus hadir dan bergerak cepat dalam setiap fase penanganan bencana, mulai dari tanggap darurat hingga pemulihan.
Pewarta : Fauzi
Editor:
Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
