Sigi usulkan percepatan pengembangan kawasan transmigrasi

id Kabupaten Sigi ,Sulawesi Tengah ,Pemkab Sigi,Kawasan Transmigrasi ,Kementerian Transmigrasi

Sigi usulkan percepatan pengembangan kawasan transmigrasi

Bupati Sigi Moh Rizal Intjenae (tiga dari kiri) didampingi Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Sigi saat berkunjung ke Kementerian Transmigrasi Indonesia yang diterima oleh Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi. ANTARA/HO-Pemkab Sigi

Sigi (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sigi, Sulawesi Tengah mengusulkan percepatan pembangunan dan pengembangan kawasan transmigrasi di daerah itu kepada Kementerian Transmigrasi (Kementrans).

"Jadi kami melakukan kunjungan kerja ke Kementrans yang diterima oleh Wakil Menteri Transmigrasi Republik Indonesia Viva Yoga Mauladi dalam rangka membahas program pembangunan dan pengembangan kawasan transmigrasi di Kabupaten Sigi," kata Bupati Sigi Moh Rizal Intjenae melalui keterangan tertulisnya diterima di Sigi, Sabtu.

Ia mengemukakan, hasil pertemuan itu melahirkan komitmen bersama untuk mendorong percepatan pembangunan di wilayah transmigrasi yang dinilai memiliki potensi besar dalam mendukung ketahanan pangan dan pengembangan ekonomi lokal.

"Ada beberapa usulan strategis kepada pemerintah pusat terkait pembangunan dan pengembangan kawasan transmigrasi, yang difokuskan pada Unit Permukiman Transmigrasi (UPT) Bulupountu di Desa Sidera dan UPT Lembantongoa di Desa Lembantongoa," ucapnya.

Ia menuturkan, usulan itu bertujuan guna meningkatkan produktivitas sektor pertanian serta kesejahteraan masyarakat transmigrasi.

"Jadi kami meminta agar pembangunan dan rehabilitasi sarana air bersih, puskesmas pembantu (pustu), dan instalasi listrik, pengadaan alat pertanian, bibit tanaman yakni kopi, durian, kakao, dan jengkol serta ternak seperti kambing dan sapi, termasuk peningkatan infrastruktur jalan lingkungan dan jalan poros antar permukiman," sebutnya.

Rizal menyebutkan, terdapat sejumlah permasalahan yang masih dihadapi oleh masyarakat transmigrasi di Kabupaten Sigi seperti infrastruktur jalan dan jembatan penghubung yang belum memadai, minimnya alat dan sarana penunjang pertanian serta industri pengolahan hasil pertanian.

"Jadi masyarakat di kawasan transmigrasi ini khususnya para petani masih sulit dalam memasarkan hasil panen akibat terbatasnya akses dan dampak bencana alam serta lemahnya kelembagaan kelompok usaha tani," katanya.

Ia berharap, percepatan pembangunan di kawasan transmigrasi itu dapat meningkatkan aksesibilitas antarwilayah transmigrasi serta mendorong peningkatan pendapatan dan daya saing petani.

"Ke depan dengan adanya pengembangan kawasan transmigrasi bisa mengurangi biaya produksi serta risiko kerugian hasil panen, serta memperkuat kelembagaan kelompok usaha tani berbasis masyarakat," ujarnya.

Sementara itu Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi menyatakan kesiapan Kementrans untuk mendukung pengembangan kawasan transmigrasi di Kabupaten Sigi secara bertahap dan berkelanjutan.

"Harapannya, pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah guna mempercepat pemerataan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kawasan transmigrasi," ucapnya.

Pewarta :
Editor : Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.