
Pemprov Sulteng dorong percepatan pengentasan kemiskinan di Kabupaten Sigi

Sigi, Sulawesi Tengah (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah (Sulteng) mendorong percepatan pembangunan serta pengentasan kemiskinan di daerah, khususnya di Kabupaten Sigi.
Gubernur Sulteng Anwar Hafid dalam kunjungannya di Sigi, Rabu, mengatakan perkembangan Kota Palu sebagai ibu kota provinsi harus diimbangi dengan kesiapan daerah penyangga, khususnya Sigi dan Donggala, yang memiliki peran strategis sebagai kawasan penopang pertumbuhan.
“Kalau Palu berkembang, maka Sigi dan Donggala harus kita siapkan infrastrukturnya. Mau ke mana lagi orang kota kalau bukan ke Sigi dan Donggala? Karena itu tahun ini kita akan buka akses jalan Lembang Tongoa agar konektivitas dari wilayah timur bisa tembus ke Palu,” katanya.
Pihaknya menargetkan dalam lima tahun ke depan akses jalan tersebut dapat dilalui dengan mulus untuk mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi hasil pertanian, termasuk komoditas perkebunan seperti kopi.
Ia juga menyebut sejumlah program prioritas diarahkan ke Kabupaten Sigi, antara lain pembukaan akses jalan Sausu-Palolo yang menghubungkan wilayah timur, dan peningkatan konektivitas Kalukubula-Gimpu.
Selain itu ia mengungkapkan tahun ini Kabupaten Sigi kembali mendapatkan dukungan program penanganan kawasan kumuh dari pemerintah pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).
Program tersebut akan difokuskan pada perbaikan lingkungan permukiman dan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Menurut dia, salah satu penyumbang terbesar tingginya angka kemiskinan adalah persoalan perumahan. Oleh karena itu pihaknya akan meminta seluruh kepala daerah di Sulawesi Tengah untuk memprioritaskan perbaikan RTLH sebagai langkah strategis menekan angka kemiskinan.
Lebih lanjut Gubernur Anwar juga mengungkapkan bahwa pada 2026 Kabupaten Sigi menerima alokasi anggaran yang cukup besar dari pemerintah pusat dan provinsi, mencapai ratusan miliar rupiah di luar APBD kabupaten, untuk mendukung berbagai program pembangunan, termasuk percetakan sawah dan penguatan sektor pertanian.
Selain itu ia menyampaikan komitmen Pemprov Sulteng dalam melanjutkan program unggulan Berani Cerdas.
Ia memastikan pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) mahasiswa penerima bantuan dilakukan langsung ke kampus yang telah bekerja sama dengan Pemprov Sulteng, yang saat ini telah menjangkau 400 perguruan tinggi di Indonesia.
“Tahun lalu sekitar 23 ribu mahasiswa kita bantu. Tahun ini saya berharap jumlahnya bisa dua kali lipat. Selama niat kita untuk membangun daerah baik, Insya Allah, Allah mudahkan,” katanya.
Selain itu ia juga mengajak masyarakat mendukung Program Berani Berkah melalui Gerakan Sulteng Berjamaah dan Sulteng Mengaji.
Gubernur Anwar Hafid juga mengimbau seluruh umat beragama untuk memakmurkan rumah ibadah serta memperkuat kehidupan spiritual sebagai fondasi pembangunan daerah.
Pewarta : Nur Amalia Amir
Editor:
Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
