Logo Header Antaranews Sulteng

Pemkot Palu serap aspirasi penyandang disabilitas lewat Musrenbang Inklusif

Kamis, 5 Maret 2026 14:59 WIB
Image Print
Wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana Muhidin menghadiri kegiatan Musrenbang Inklusif tahun 2026. ANTARA/HO-Humas Pemkot Palu

Palu (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Palu, Sulawesi Tengah, menyerap aspirasi masyarakat, khususnya kelompok perempuan, lansia, dan penyandang disabilitas, dalam penyusunan rencana pembangunan daerah melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Inklusif Tahun 2026.

Wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana Muhidin dalam keterangannya di Palu, Kamis, mengatakan forum tersebut menjadi ruang yang penting untuk menyampaikan aspirasi, sekaligus mencari solusi konkret terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Bapak dan ibu bisa memberikan masukan kepada Pemkot Palu untuk mencari solusi yang konkret,” ujarnya.

Ia mengatakan pelaksanaan Musrenbang Inklusif telah beberapa kali dilaksanakan oleh Pemkot Palu sebagai bentuk komitmen dalam melibatkan berbagai kelompok masyarakat dalam proses perencanaan pembangunan daerah.

Menurut dia, kegiatan tersebut menjadi bukti perhatian pemerintah terhadap penyandang disabilitas dan kelompok masyarakat inklusif agar dapat berpartisipasi secara langsung dalam menentukan arah pembangunan kota.

Lebih lanjut Imelda menegaskan pembangunan Kota Palu dirancang dengan melibatkan berbagai lapisan masyarakat, tidak hanya pemerintah dan pemangku kepentingan, tetapi juga kelompok lansia, penyandang disabilitas, perempuan, serta berbagai komunitas lainnya.

Dengan melibatkan berbagai kelompok tersebut, kata dia, perencanaan pembangunan menjadi lebih komprehensif, sehingga diharapkan dapat menghasilkan kebijakan yang lebih adil, merata, dan terarah bagi seluruh warga Kota Palu.

Karena itu ia mengajak seluruh peserta Musrenbang Inklusif untuk aktif memberikan masukan kepada Pemkot Palu.

"Kami mengharapkan forum ini tidak hanya menjadi ajang diskusi, tetapi benar-benar menghasilkan rekomendasi yang dapat diimplementasikan dalam kebijakan pembangunan, termasuk memastikan layanan publik di Kota Palu semakin ramah dan mudah diakses oleh seluruh kelompok masyarakat," ujarnya.

Musrenbang Inklusif Kota Palu 2026, pihaknya berharap perencanaan pembangunan yang disusun dapat semakin responsif, partisipatif, serta mampu mengakomodasi kebutuhan seluruh masyarakat tanpa terkecuali.



Pewarta :
Editor: Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026