
Wawali Palu minta TPAKD tingkatkan literasi keuangan masyarakat

Palu (ANTARA) - Wakil Wali Kota Palu, Sulawesi Tengah, Imelda Liliana Muhidin meminta Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) kota setempat menjadi motor penggerak dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat.
“TPAKD memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah melalui perluasan akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal,” katanya dalam keterangannya di Palu, Kamis.
Menurut dia, keberadaan TPAKD diharapkan menjadi motor penggerak dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat, memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha, serta memperkuat ketahanan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Pemerintah Kota Palu, kata dia, berkomitmen untuk terus mendorong kebijakan dan program yang berpihak pada penguatan ekonomi masyarakat melalui peningkatan akses layanan keuangan yang mudah dijangkau, aman, dan terjangkau.
Ia mengatakan upaya tersebut sangat penting dalam mendukung pertumbuhan UMKM, pengembangan ekonomi kerakyatan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
Selain itu, perkembangan teknologi digital di sektor keuangan saat ini juga menjadi perhatian penting.
Oleh karena itu, lanjut dia, literasi keuangan masyarakat perlu terus diperkuat agar masyarakat mampu memanfaatkan layanan keuangan digital secara bijak, aman, dan produktif.
“Penguatan edukasi keuangan menjadi salah satu prioritas penting yang harus terus dilaksanakan secara berkesinambungan,” ujarnya.
Adapun program Kerja TPAKD Kota Palu Tahun 2026 difokuskan pada sejumlah prioritas utama, yakni peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat melalui edukasi dan sosialisasi berkelanjutan, serta penguatan akses pembiayaan bagi UMKM melalui fasilitasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan pembiayaan ultra mikro.
Selain itu, pengembangan ekosistem keuangan digital serta perluasan transaksi non-tunai di lingkungan Pemerintah Kota Palu dan peningkatan akses layanan keuangan bagi masyarakat pesisir, kelompok rentan, dan pelaku usaha sektor informal.
Kemudian penguatan program Simpanan Pelajar (KEJAR), pendampingan dan pembinaan UMKM agar menjadi usaha yang berkembang , penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga jasa keuangan, hingga pelaksanaan monitoring dan evaluasi program secara berkala guna memastikan efektivitas pelaksanaan kegiatan TPAKD.
Karena itu, ia meminta seluruh anggota TPAKD Kota Palu dapat memperkuat koordinasi serta menyusun langkah-langkah strategis yang terarah, terukur, dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Pewarta : Nur Amalia Amir
Editor:
Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
