
FKUB-Sulteng jajaki kerja sama dengan Fakultas Hukum Untad Palu

Palu (ANTARA) - Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulawesi Tengah (Sulteng) menjajaki kerja sama dengan Fakultas Hukum Universitas Tadulako (Untad) Palu untuk memperkuat situasi kehidupan masyarakat yang damai di daerah setempat.
"Kerja sama antara FKUB dan Fakultas Hukum Untad, menjadi langkah penting dalam menciptakan kondisi daerah yang aman, damai, dan kondusif," kata Ketua FKUB Sulteng Zainal Abidin di Palu, Kamis.
Pertemuan kedua pihak membahas rencana kerja sama strategis dalam penguatan moderasi beragama, penyusunan regulasi atau peraturan daerah, hingga keterlibatan mahasiswa dalam menjaga kerukunan umat beragama di Sulteng.
Dia menjelaskan hingga saat ini FKUB Sulteng juga aktif memberikan pemahaman tentang pentingnya kerukunan kepada mahasiswa dan pelajar, melalui berbagai kegiatan edukasi dan sosial kemasyarakatan, salah satunya melalui kerja sama FKUB bersama Badan Musyawarah Antar Gereja (Bamag) Sulawesi Tengah.
Selain itu, FKUB terus mendorong penguatan moderasi beragama hingga tingkat bawah dengan melibatkan babinsa dan bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak dan bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Pihaknya juga siap menandatangani nota kesepahaman dengan Fakultas Hukum Untad terkait dengan penyusunan rancangan peraturan daerah (perda) tentang FKUB.
Pihaknya berharap perda ini akan semakin memperkuat keberadaan FKUB sehingga dampaknya berupa kerukunan, situasi kondusif, dan kedamaian yang semakin terasa.
“Kami berharap dengan adanya rancangan perda ini, FKUB ke depan memiliki dasar hukum yang kuat sehingga dapat terus bersinergi dalam menjaga kerukunan di daerah,” katanya.
Dekan Fakultas Hukum Untad Awaluddin menyampaikan rencana kerja sama antara Fakultas Hukum Untad dan FKUB sebenarnya telah dirancang sejak setahun lalu dan baru dapat diwujudkan tahun ini.
“Insyaallah kerja sama ini akan membantu FKUB menjaga dan mewujudkan kerukunan umat beragama di Sulawesi Tengah,” ujarnya.
Dalam kerja sama tersebut, Fakultas Hukum Untad juga berencana membentuk duta-duta damai dan duta kerukunan di setiap daerah di Sulteng yang melibatkan mahasiswa Fakultas Hukum.
Selain itu, materi moderasi beragama dan kerukunan juga akan diperkuat dalam program kuliah kerja nyata (KKN).
Ia mengatakan kerja sama juga akan ditindaklanjuti melalui penyusunan draf perjanjian kerja sama (PKS), termasuk program magang mahasiswa Fakultas Hukum Untad di FKUB Sulteng.
“Insyaallah kerja sama ini bisa segera terwujud dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Pewarta : Fauzi
Editor:
Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
