Logo Header Antaranews Sulteng

Pemkot ajak perkuat toleransi guna ciptakan kehidupan harmonis di Palu

Senin, 18 Mei 2026 13:39 WIB
Image Print
Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Palu bersama Badan Musyawarah Antar Gereja Lembaga Keagamaan Kristen Indonesia (BAMAG LKKI) Kota Palu menggelar kegiatan dialog bersama antarumat beragama di Palu, Senin (18/5/2026). ANTARA/HO-Humas Pemkot Palu

Palu (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), mengajak seluruh elemen masyarakat terus memperkuat toleransi dan menjaga kerukunan antar-umat beragama guna menciptakan kehidupan yang harmonis dan kondusif di daerah itu.

“Sebagai rumah bersama, Kota Palu bukan hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga tempat membangun harapan, memperkuat persatuan, serta menumbuhkan nilai toleransi dan saling menghormati,” kata Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Palu Abidin saat menghadiri kegiatan dialog bersama antarumat beragama di Palu, Senin.

Oleh karena itu ia mengapresiasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Palu bersama Badan Musyawarah Antar Gereja Lembaga Keagamaan Kristen Indonesia (BAMAG LKKI) Kota Palu yang telah menyelenggarakan kegiatan dialog serta aktif menjaga komunikasi lintas agama dan mempererat persaudaraan di tengah masyarakat.

Kegiatan bertema “Kota Palu Rumah Kita, Tanggung Jawab Kita” itu dihadiri tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi keagamaan, dan berbagai elemen masyarakat lainnya.

Abidin mengatakan tema yang diangkat dalam kegiatan tersebut sangat relevan karena Kota Palu merupakan rumah bersama bagi masyarakat dari berbagai suku, agama, budaya, dan latar belakang yang hidup dalam semangat persaudaraan.

Ia mengatakan menjaga kedamaian dan keharmonisan daerah bukan hanya menjadi tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab seluruh masyarakat.

Menurutnya, tantangan kehidupan sosial saat ini semakin kompleks seiring derasnya arus informasi di media sosial yang kerap memunculkan provokasi, ujaran kebencian, hingga upaya memecah belah persatuan.

“Karena itu, forum dialog seperti ini sangat penting untuk memperkuat pemahaman, mempererat silaturahmi, serta membangun komitmen bersama dalam menjaga kondusivitas daerah,” katanya.

Ia menambahkan Pemkot Palu berkomitmen mendukung terciptanya kehidupan masyarakat yang aman, damai, dan harmonis, karena pembangunan daerah tidak dapat berjalan optimal tanpa stabilitas sosial dan kerukunan antarumat beragama.

Dia juga mengajak masyarakat menjadikan keberagaman sebagai kekuatan untuk membangun Kota Palu yang lebih maju dan berkelanjutan.

“Jangan biarkan perbedaan menjadi sumber perpecahan, tetapi jadikanlah keberagaman sebagai kekuatan untuk membangun Kota Palu yang lebih maju dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia berharap dialog antarumat beragama tersebut dapat melahirkan gagasan positif demi memperkuat persatuan dan kemajuan daerah. “Mari kita rawat Kota Palu sebagai rumah bersama yang nyaman, damai, dan penuh kasih bagi seluruh masyarakat,” katanya.



Pewarta :
Editor: Andriy Karantiti
COPYRIGHT © ANTARA 2026