Bupati Morut bagi 20.648 paket seragam sekolah kepada siswa

id Morut cerdas, seragam sekolah, pendidikan, bupati morut, morowali Utara, pemkab morut, Sulawesi Tengah, delis hehi

Bupati Morut bagi 20.648 paket seragam sekolah kepada siswa

Bupati Morowali Utara (Morut) Delis J Hehi memberikan bantuan seragam sekolah kepada siswa/siswi jenjang pendidikan SD dan SMP di Morut, Minggu (9/11/2025). ANTARA/HO-Porkopim Morut

Palu (ANTARA) - Bupati Morowali Utara (Morut), Sulawesi Tengah Delis J Hehi membagikan sebanyak 20.648 paket seragam sekolah kepada siswa SD dan SMP di kabupaten itu.

"Bantuan seragam sekolah janji politik kami yang wajib ditunaikan. Langkah ini juga bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan layanan pendidikan kepada masyarakat," kata Delis J Hehi melalui keterangan tertulisnya diterima di Palu, Minggu.

Ia menjelaskan, 20.648 paket seragam sekolah terdiri atas 15.045 di berikan kepada siswa/siswi SD berupa baju putih, rock/kelana merah beserta topi, dasi dan tas, kemudian 5.603 paket seragam diberikan kepada siswa/siswi SMP berupa baju putih, rock/celana biru beserta dasi, topi dan tas.

Menurut dia, seragam sekolah merupakan salah satu kebutuhan dasar siswa dalam melaksanakan aktivitas pendidikan, maka pemda berkomitmen memenuhi kebutuhan tersebut.

"Bantuan seragam sekolah juga bagian dari program prioritas Morut cerdas," ujarnya.

Melalui bantuan itu diharapkan dapat meringankan beban wali murid atau orang tua siswa, supaya mereka tidak lagi memikirkan membeli seragam baru sekolah.

Pemkab Morut juga memastikan setiap anak usia sekolah tidak ada yang tidak mengenyam pendidikan formal, oleh sebab itu melalui intervensi program Morut cerdas.

Ada pun program Morut cerdas dengan kegiatan utama pemberian beasiswa bagi mahasiswa berprestasi dari Morowali Utara, pembebasan uang komite sekolah untuk meringankan beban orang tua, dan mendukung pendidikan ke luar negeri melalui kerja sama dengan institusi di luar negeri.

"Pendidikan merupakan ujung tombak pembangunan sumber daya manusia (SDM), maka tidak ada alasan bagi daerah tidak memberikan hak dasar pendidikan kepada anak-anak sebagai generasi penerus bangsa," ucap Delis.

Ia menambahkan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Morowali Utara juga menunjukkan peningkatan yang konsisten, Pada 2024, IPM Morowali Utara mencapai 71,64 persen, naik 0,90 poin dibandingkan tahun sebelumnya yang menjadi indikator kemajuan bidang pembangunan manusia, terutama pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat.

"Tentu nilai IPM kami upayakan semakin naik. Pencapaian ini tidak terlepas dari intervensi program peningkatan mutu pendidikan," kata dia.

Pewarta :
Editor : Andriy Karantiti
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.