Banggai, Sulawesi Tengah (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, meningkatkan kapasitas 50 pelaku usaha kriya dalam mengembangkan produk yang lebih inovatif dan berkualitas.
“Pelaku usaha pengrajin saat ini semakin berkembang. Kita ingin meningkatkan kemampuan mereka agar dapat menyesuaikan kebutuhan pasar,” kata Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Banggai Syamsuarni Amirudin di Banggai, Sabtu.
Karena itu, ia mengatakan Dekranasda Banggai melaksanakan kegiatan pembinaan dan penguatan pelaku usaha kriya bertema “Kriya Berdaya - UMKM Tangguh Ekonomi Daerah Maju” yang diikuti 50 pelaku kerajinan di daerah tersebut.
Ia menjelaskan kegiatan itu bertujuan memperkuat keterampilan teknis, menambah pengetahuan baru, serta mendorong pelaku usaha kerajinan untuk meningkatkan kreativitas dan daya saing produk.
Selain pelatihan, menurut dia, pelaku usaha dari berbagai kecamatan di Banggai juga berkesempatan untuk membangun jejaring, berkolaborasi, serta saling berbagi pengalaman dan sumber daya melalui kegiatan tersebut.
Ia mengatakan pemerintah kabupaten juga terus melakukan pendataan sekaligus memantau perkembangan karya pelaku usaha kerajinan di seluruh wilayah Banggai.
Sementara itu, Wakil Bupati Banggai Furqanuddin Masulili menegaskan bahwa sektor ekonomi kreatif, khususnya bidang kriya dan kerajinan, memiliki potensi besar sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kehadiran Dekranasda sebagai mitra strategis pemerintah daerah memegang peranan penting dalam mendorong pengembangan industri kerajinan, mulai dari pembinaan, peningkatan kualitas produk, pemasaran, hingga perluasan jaringan usaha,” katanya.
Ia berharap pelaku usaha maupun pengurus Dekranasda dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik, meningkatkan kreativitas, serta memperkuat keterampilan dalam mengelola usaha.
