Logo Header Antaranews Sulteng

Polda Sulteng gelar simulasi tanggulangi bencana dan konflik sosial

Selasa, 9 Desember 2025 20:59 WIB
Image Print
Polda Sulteng menggelar simulasi penanggulangan bencana alam dan konflik sosial sebagai bentuk kesiapsiagaan dalam menjaga keamanan serta keselamatan masyarakat, di Palu, Selasa (9/12/2025). ANTARA/HO-Humas Polda Sulteng
Simulasi ini menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan personel

Palu (ANTARA) - Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah (Sulteng) menggelar simulasi penanggulangan bencana alam dan konflik sosial sebagai bentuk kesiapsiagaan dalam menjaga keamanan serta keselamatan masyarakat di wilayah ini.

“Simulasi ini menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan personel menghadapi berbagai kemungkinan situasi kedaruratan,” kata Kabagbinopsnal Biro Operasi Polda Sulteng AKBP Rahmat Lubis di Palu, Selasa.

Ia menegaskan bahwa latihan ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan profesionalisme dan sinergisitas seluruh unsur pengamanan.

Ia menjelaskan, sebanyak 597 personel diterjunkan dalam simulasi tersebut dengan melibatkan berbagai satuan fungsi, di antaranya Satbrimob, Ditsamapta, Ditlantas, jajaran Polres, serta unsur pendukung dari BPBD, TNI, Basarnas, Damkar, dan pemerintah daerah.

Baca juga: Ditjenpas-Sulteng gandeng Brimob simulasi pemindahan narapidana
Baca juga: Simulasi kebencanaan kegiatan wajib untuk mitigasi

Menurut dia, seluruh unsur bekerja secara terpadu untuk memastikan kesiapan operasional menghadapi berbagai kondisi darurat.

Ia menjelaskan, simulasi dirancang menyerupai situasi nyata, mulai dari penanganan gempa bumi, evakuasi korban, pengaturan lalu lintas darurat, hingga upaya antisipasi potensi konflik sosial pascabencana.

Melalui skenario tersebut, kata dia, setiap personel diuji kecepatan respons, kemampuan koordinasi lintas lembaga, serta ketepatan pengambilan keputusan di lapangan.

“Dengan latihan terpadu, kita ingin memastikan seluruh unsur dapat bergerak cepat, tepat, dan terkoordinasi dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia mengharapkan, melalui penyelenggaraan latihan ini, stabilitas keamanan di wilayah Sulawesi Tengah dapat semakin terjaga, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kesiapsiagaan aparat dalam menghadapi bencana maupun potensi konflik sosial.



Pewarta :
Editor: Fauzi
COPYRIGHT © ANTARA 2026