
Polres Banggai fokuskan pengamanan Nataru pada empat kluster utama

Banggai, Sulawesi Tengah (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Banggai, Sulawesi Tengah, memfokuskan pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) pada empat kluster utama dalam rangka Operasi Lilin Tinombala 2025.
Kabagops Polres Banggai AKP Muriyanto di Banggai, Kamis, menjelaskan sasaran Operasi Lilin Tinombala 2025 difokuskan pada empat kluster utama untuk memastikan perayaan Natal dan Tahun Baru berjalan aman dan lancar.
“Pertama bandara, kedua terminal, ketiga pelabuhan, dan keempat arteri atau wisata serta tempat ibadah,” katanya.
Ia menjelaskan potensi kerawanan selama Nataru meliputi arus mudik, perayaan Natal, arus balik, serta perayaan Tahun Baru.
Menurut dia, puncak arus mudik diprediksi di daerah ini terjadi pada 20 dan 24 Desember 2025, sedangkan arus balik diperkirakan berlangsung pada 28 Desember 2025 dan 2 Januari 2026.
Ia juga menyebut fokus pengamanan di wilayah Kabupaten Banggai meliputi 323 gereja, enam terminal, lima pelabuhan, satu bandara, 11 objek wisata, 11 lokasi perayaan Tahun Baru, serta sembilan pusat perbelanjaan.
“Seluruh skenario penanganan telah disimulasikan untuk mengantisipasi peningkatan arus, termasuk potensi cuaca ekstrem maupun cara bertindak personel di lapangan,” ujarnya.
Ia juga mengatakan bahwa pihaknya telah melaksanakan rapat koordinasi lintas sektoral untuk menyamakan persepsi dan koordinasi guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan di wilayah ini.
Untuk mendukung kelancaran Operasi Lilin Tinombala 2025, kata dia, Polres Banggai juga akan terus berkoordinasi dan menjalin sinergisitas dengan berbagai instansi terkait, antara lain TNI, Dinas Perhubungan, ASDP, Satpol PP, ORARI/Senkom, Dinas Pemadam Kebakaran, PLN, Jasa Raharja, Basarnas, hingga pihak bandara.
Ia juga mengatakan pengaturan lalu lintas selama pelaksanaan pengamanan bersifat situasional dan disesuaikan dengan aktivitas masyarakat.
“Hingga saat ini kondisi kamtibmas masih aman dan terkendali,” ujarnya.
Pewarta : Nur Amalia Amir
Editor:
Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
