
Sulteng salurkan bantuan 12 ambulans untuk rumah ibadah

Palu (ANTARA) -
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah (Sulteng) menyalurkan bantuan 12 unit mobil ambulans untuk sejumlah rumah ibadah dan yayasan keagamaan.
“Kita ingin pelayanan kesehatan semakin maksimal. Bukan hanya gratis berobat, tetapi juga mudah mengakses layanan. Dengan ambulans ini, masyarakat tidak lagi kesulitan saat harus dirujuk atau dalam kondisi darurat,” kata Gubernur Sulteng Anwar Hafid di Palu, Rabu.
Ia menjelaskan bahwa pengelolaan operasional ambulans sepenuhnya berada di tangan masing-masing penerima. Namun, ia meminta agar penerima tetap mengutamakan prinsip kemanusiaan dan tidak memberatkan masyarakat yang membutuhkan layanan.
“Yang penting jangan terlalu membebani masyarakat. Operasional seperti BBM tentu perlu biaya, tetapi harus diatur secara bijak agar tetap terjangkau,” ujarnya.
Menurut dia, kehadiran ambulans itu bertujuan memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat di desa-desa dan wilayah terpencil. Ia menekankan bahwa Program Berani Sehat tidak hanya menghadirkan pengobatan gratis, tetapi juga memastikan masyarakat memperoleh kemudahan transportasi medis.
Gubernur menegaskan bahwa bantuan ambulans itu akan terus berlanjut hingga lima tahun ke depan sebagai bagian dari komitmen jangka panjang Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Ia menargetkan ke depan tidak ada lagi warga desa yang kesulitan mendapatkan angkutan kesehatan, terutama bagi pasien gawat darurat dan ibu melahirkan.
Ia juga mengingatkan seluruh penerima agar tidak mencabut stiker atau identitas Berani Sehat yang terpasang di ambulans. Menurutnya, branding tersebut menjadi bagian penting dari sosialisasi program pemerintah kepada masyarakat luas.
“Jangan dicabut stikernya. Ini bukan sekadar atribut, tetapi bukti bahwa program Berani Sehat sudah hadir sampai ke desa-desa. Masyarakat perlu tahu dan melihat langsung manfaatnya,” katanya.
Adapun penerima 12 unit mobil ambulans tahap kedua ini meliputi Masjid Nurul Amin, Masjid Ittihadul Khairat, Masjid Al Muhajirin, Masjid Al-Ikhlas, Masjid Al Muhajirin, GPI Jemaat Ekklesia, Masjid At-Taufiq, Masjid Agung Banggai Laut, Masjid Nur Jamah, Yayasan Majelis Ittihadul Ummat Muhammad SAW, Yayasan Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Sulawesi Tengah, serta Yayasan Basabas.
“Daerah yang jauh dan sulit, segera ajukan permohonan. Kita prioritaskan wilayah yang benar-benar membutuhkan agar masyarakat kita tidak lagi terkendala saat ingin berobat,” katanya.
Pewarta : Fauzi
Editor:
Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
