
Pemkot-Palu perkuat kinerja birokrasi untuk pembangunan daerah

Palu (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Palu, Sulawesi Tengah, memperkuat kinerja birokrasi dalam rangka mencapai target-target pembangunan daerah yang telah ditetapkan.
Wali Kota Palu Hadianto Rasyid di Palu, Rabu, mengatakan bahwa mutasi merupakan bagian dari langkah strategis Pemerintah Kota Palu dalam memperkuat kinerja birokrasi guna mencapai target-target pembangunan daerah.
“Terutama kepada para kepala dinas dan badan yang mengalami mutasi, saya berharap ini disikapi secara positif. Mutasi ini adalah bagian dari strategi kita untuk memperkuat kinerja dan mencapai target bersama,” katanya pada pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan pejabat tinggi pratama di lingkungan Pemkot Palu di Palu, Rabu.
Ia mengatakan capaian kinerja para pejabat selama ini menunjukkan hasil yang baik, namun masih diperlukan penguatan di sejumlah sisi untuk menutupi berbagai kekurangan yang ada. Oleh karena itu, mutasi jabatan dilakukan sebagai langkah penyempurnaan organisasi.
Hadianto menegaskan bahwa mekanisme mutasi jabatan saat ini bersifat lebih dinamis dibandingkan sebelumnya. Evaluasi kinerja, kata dia, dapat dilakukan secara berkala sesuai kebutuhan organisasi.
“Kalau dulu mutasi harus menunggu dua tahun, sekarang dua bulan ke depan pun bisa saja dilakukan. Oleh karena itu saya berharap kita semua benar-benar melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya,” katanya.
Ia menegaskan bahwa setiap jabatan bersifat strategis dan tidak boleh dipandang sebelah mata. Menurut dia, mutasi dilakukan bukan semata-mata untuk mengisi jabatan, melainkan untuk memastikan roda pemerintahan berjalan secara optimal.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menekankan pentingnya pakta integritas yang telah ditandatangani oleh seluruh kepala dinas dan kepala badan sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjalankan tugas pemerintahan secara profesional dan bertanggung jawab.
Ia mengingatkan agar pakta integritas tersebut benar-benar dijadikan pedoman kerja bersama, bukan untuk kepentingan pribadi, melainkan demi masa depan daerah dan generasi mendatang.
Ia juga menekankan para pejabat yang dilantik merupakan pejuang Kota Palu yang menjadi tumpuan utama dalam keberhasilan pembangunan daerah.
“Kalian adalah pejuang Kota Palu. Kota Palu sangat bersandar pada kalian. Tidak ada urusan suka atau tidak suka dalam penempatan jabatan. Semua memiliki dasar pertimbangan dan itu menjadi tanggung jawab saya,” katanya.
Lebih lanjut, Wali Kota menegaskan sejumlah fokus kerja yang harus menjadi perhatian serius seluruh perangkat daerah, di antaranya penanganan stunting, pengurangan angka pengangguran terbuka, serta peningkatan kinerja aparatur secara lebih optimal dan terukur.
Meskipun Kota Palu telah meraih penghargaan terkait penanganan stunting, dia menilai capaian tersebut masih memerlukan perhatian dan kerja keras bersama agar hasilnya benar-benar berdampak pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Oleh karena itu, ia juga mengharapkan penerapan e-office dan sistem SanguPalu dapat segera diselesaikan agar kinerja seluruh perangkat daerah dapat terukur dengan baik.
Ia juga mewajibkan seluruh kepala dinas dan kepala badan untuk aktif dan mudah dihubungi selama 24 jam, kecuali dalam kondisi tertentu.
Pewarta : Nur Amalia Amir
Editor:
Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
