Logo Header Antaranews Sulteng

Pemkot Palu tekankan distributor jaga harga pangan jelang Idul Fitri

Selasa, 17 Maret 2026 16:07 WIB
Image Print
Wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana Muhyiddin mengecek kualitas besar yang dijual saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah distributor pangan di ibu kota Sulawesi Tengah bersama satgas pangan setempat, Selasa (17/3/2026). (ANTARA/HO-Humas Pemkot Palu)

Palu (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Palu menekankan para distributor tetap menjaga stabilitas harga bahan pangan di Ibu kota Sulawesi Tengah menjelang Perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah/2026.

“Meski sejak awal Ramadhan harga bahan pangan stabil, kami terus berupaya kondisi itu berlanjut hingga selesai lebaran,” kata Wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana Muhiddin usai inspeksi mendadak (sidak) sejumlah distributor di Palu, Selasa.

Ia mengemukakan peran distributor sangat sentral dalam urusan distribusi logistik pagan kepada pedagang, maka pemerintah memandang perlu memperkuat kolaborasi dengan para distributor guna keberlanjutan ketersediaan stok dan pasokan.

Dari inspeksi dilakukan, Pemkot Palu menyampaikan bahwa secara umum kondisi stok bahan pokok di ibu kota Sulawesi Tengah masih dalam keadaan aman dan terkendali.

“Hampir semuanya tidak ada masalah, termasuk beras. Dipastikan stoknya aman bahkan hingga setelah lebaran,” ujarnya.

Dari informasi harga diperoleh pihaknya, beras medium yang banyak dikonsumsi masyarakat masih tergolong stabil, berada pada kisaran Rp13 ribu hingga Rp14 ribu per kilogram, sementara itu beras premium berada di kisaran Rp16 ribu per kilogram.

“Memang ada beras premium di kisaran Rp16 ribuan, tetapi masyarakat lebih banyak membeli beras medium,” ucap Imelda.

Selain mengecek beras, Pemkot Palu dan Satgas Pangan melakukan inspeksi di kawasan pergudangan untuk mengecek ketersediaan komoditas minyak goreng, dari kegiatan itu stok ditemukan sangat memadai.

“Minyak goreng juga tidak ada masalah. Kami sudah cek di gudang, stok tersedia dan harganya sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) dari pemerintah Rp15.700/liter,” kata dia.

Ia juga meminta kepada masyarakat agar tidak perlu panik, karena bahan pokok di pasaran terpenuhi dan memadai untuk konsumsi masyarakat selama libur lebaran.



Pewarta :
Editor: Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026