
Pemprov-Sulteng bantu alat berat untuk posko bencana banjir di Donggala

Pali (ANTARA) -
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) membantu alat berat berupa ekskavator kepada posko bencana banjir di Kabupaten Donggala.
“Kami langsung turun ke lokasi. Alat berat sudah kami kerahkan dan diposisikan di titik-titik yang terdampak untuk membantu penanganan awal, terutama membuka akses agar transportasi masyarakat bisa segera normal kembali,” kata Pelaksana Tugas Kepala BPBD Sulteng Asbudianto di Palu, Senin.
Ia menjelaskan salah satu lokasi terparah berada di Dusun Sisere, Desa Wani, dengan lebih dari 100 kepala keluarga terdampak banjir.
Selain merendam permukiman warga, banjir juga menyebabkan kerusakan infrastruktur dan melumpuhkan akses jalan penghubung antar-desa.
Ia menjelaskan penanganan bencana dilakukan secara terpadu melalui koordinasi lintas sektor.
Pihaknya telah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Donggala, Polres Donggala, serta unsur lintas sektor lainnya terkait banjir dan tanah longsor yang terjadi di sejumlah desa di Wani.
Sebagai bagian dari penanganan darurat, Pemprov Sulteng segera mendirikan posko bencana yang dipusatkan di Desa Wani. Posko ini akan menjadi pusat koordinasi penanganan serta pelayanan bagi masyarakat terdampak.
Desa Wani menjadi wilayah dengan tingkat kerusakan paling berat. Sedikitnya empat rumah dilaporkan hanyut akibat banjir, sementara di Dusun Sisere ditemukan tiga sepeda motor yang terseret arus. Sejumlah lokasi longsor juga mengakibatkan akses jalan dan jaringan infrastruktur dasar, termasuk listrik, belum dapat difungsikan.
“Kami akan melakukan asesmen terlebih dahulu terhadap kondisi infrastruktur. Dari hasil asesmen itu, akan ditentukan langkah penanganan selanjutnya agar akses masyarakat bisa kembali berjalan normal,” katanya.
Pewarta : Fauzi
Editor:
Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
