Logo Header Antaranews Sulteng

Pemprov Sulteng minta masyarakat jaga Jembatan Palu 4 usai dibuka

Jumat, 13 Februari 2026 13:49 WIB
Image Print
Pengendara melintas di Jembatan Palu 4 di Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (13/2/2026). ANTARA/Nur Amalia Amir

Palu (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Pemprov Sulteng) meminta masyarakat menjaga dan merawat Jembatan Palu 4 dan elevated road yang resmi dibuka usai rekonstruksi pascabencana 2018.

Wakil Gubernur Sulteng Reny A. Lamadjido pada kegiatan Open Traffic Jembatan Palu 4 dan elevated road di Palu, Jumat, menyampaikan pesan gubernur kepada masyarakat agar menjaga fasilitas yang telah dibangun dengan baik.

“Setelah jalan ini akan dilalui masyarakat, ada hal-hal tertentu yang harus kita jaga, termasuk jangan sampai dicoret-coret, jangan sampai lampunya dicabut,” katanya.

Ia mengatakan keberadaan jembatan tersebut merupakan aset penting daerah, khususnya bagi masyarakat Kota Palu.

Menurut dia, kehadiran jembatan dan jalan layang dengan kualitas yang lebih baik dan modern ini membawa harapan baru bahwa infrastruktur tersebut akan lebih tangguh dalam menghadapi bencana.

Karena itu, ia menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah membantu proses pembangunan, termasuk dukungan Japan International Cooperation Agency (JICA), pemerintah pusat, serta seluruh pihak yang terlibat dalam percepatan rekonstruksi infrastruktur tersebut.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Sulteng periode 2021-2024, Rusdy Mastura, dan Wali Kota Palu Hadianto Rasyid atas kontribusi dalam upaya penyelesaian lahan masyarakat untuk pembangunan infrastruktur tersebut.

Menurut dia, selain sebagai jalur penghubung antarwilayah dan mendorong aktivitas ekonomi di daerah ini, keberadaan Jembatan Palu 4 juga sebagai simbol kebangkitan daerah pascabencana gempa dan tsunami 28 September 2018.

Wagub turut meminta Pemerintah Kota Palu menyiapkan solusi penataan bagi pelaku usaha yang sebelumnya beraktivitas di kawasan tersebut agar tetap dapat menjalankan usaha tanpa mengganggu fungsi jalan.

“Kita harus mempersiapkan UMKM-UMKM yang dulunya berjualan di kawasan ini untuk mencarikan tempat supaya tidak menghilangkan mata pencarian dari masyarakat,” ujarnya.



Pewarta :
Editor: Andriy Karantiti
COPYRIGHT © ANTARA 2026