Logo Header Antaranews Sulteng

Pemprov-Sulteng komitmen awasi program MBG agar berjalan optimal

Selasa, 24 Februari 2026 20:33 WIB
Image Print
Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Reny A. Lamadjido (kiri) berdialog dengan para siswa saat meninjau langsung SDN 6 Kayumalue Ngapa di Palu, Selasa (24/2/2026). ANTARA/HO-Humas Pemprov Sulteng

Palu (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) berkomitmen untuk terus melakukan pembinaan dan pengawasan guna memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan optimal serta memberikan manfaat nyata bagi pemenuhan gizi anak.

Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Reny A. Lamadjido mengatakan hal tersebut saat meninjau langsung SDN 6 Kayumalue Ngapa di Palu, Selasa, menyusul beredarnya video viral yang menyoroti menu MBG di sekolah tersebut.

“Saya mengapresiasi ibu guru. Kepedulian beliau terhadap anak-anak patut kita hargai. Ini bentuk perhatian agar anak-anak kita benar-benar mendapatkan asupan yang sesuai standar gizi,” katanya.

Video yang beredar memperlihatkan kekecewaan seorang guru terhadap paket makanan yang dibagikan kepada murid saat bulan Ramadhan.

Kunjungan itu, menurut Wagub, dilakukan untuk memastikan persoalan ditangani secara tepat dan proporsional sekaligus menjadi bahan evaluasi.

Dalam peninjauan tersebut, ia berdialog langsung dengan guru yang menyampaikan keluhan serta pengelola dapur MBG guna melakukan klarifikasi sekaligus pembinaan.

Ia menjelaskan program MBG merupakan program strategis untuk mendukung tumbuh kembang anak melalui asupan nutrisi dan protein yang memadai.

Ia menekankan bahwa kecukupan gizi anak adalah fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia (SDM) berkualitas, sehingga kualitas dan ketepatan distribusi makanan harus menjadi perhatian bersama.

Untuk itu, ia mengajak seluruh elemen sekolah dan pengelola program untuk terbuka dalam menyampaikan evaluasi.

“Kalau ada yang tidak sesuai lagi, kabari saya. Kita tidak mencari kejelekan, ini bagian dari tugas kami melakukan pembinaan. Jangan kecil hati, mari kita perbaiki bersama,” ujarnya.

Ia juga meninjau dapur SPPG guna memastikan proses pengolahan makanan berjalan sesuai standar kebersihan dan keamanan pangan. Dari hasil peninjauan, kondisi dapur dinyatakan bersih dan layak.

“Tempat pengolahannya bersih. Ke depan kita jaga konsistensi kualitas, kebersihan, dan ketepatan distribusinya,” katanya.

Pada kesempatan itu, ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas dukungan program MBG yang telah menjangkau wilayah Sulawesi Tengah, khususnya di Kelurahan Kayumalue.

Pemerintah provinsi, lanjutnya, berkomitmen untuk terus melakukan pembinaan dan pengawasan agar program MBG benar-benar memberi manfaat optimal bagi kesehatan dan generasi masa depan.



Pewarta :
Editor: Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026