Logo Header Antaranews Sulteng

Iran akan tuntut kompensasi dari Uni Emirat Arab atas serangan AS

Kamis, 19 Maret 2026 17:45 WIB
Image Print
Ilustrasi negara Iran. /ANTARA/Anadolu/py.

Moskow (ANTARA) - Iran akan menuntut kompensasi dari Uni Emirat Arab (UAE) atas kerusakan akibat serangan Amerika Serikat (AS) yang diluncurkan dari wilayah negara tersebut, kata Perwakilan Tetap Iran untuk PBB Amir Saeid Iravani.

Utusan Iran itu dalam suratnya kepada Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, sebagaimana dicermati oleh kantor berita NourNews, menyatakan bahwa tindakan UAE di tingkat internasional layak dikenai langkah hukum.

Langkah tersebut mencakup tuntutan kompensasi, termasuk pembayaran atas seluruh jenis kerugian yang dialami Iran, tambahnya.

Iran sebelumnya memperingatkan akan menargetkan infrastruktur energi di Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab sebagai balasan atas serangan Israel dan AS terhadap aset energinya.

UAE menyatakan Iran menyerang fasilitas pengolahan gas Habshan dan ladang minyak Bab, Rabu (18/3).

“Serangan ini merupakan eskalasi berbahaya dan pelanggaran hukum internasional. UAE berhak sepenuhnya mengambil semua langkah yang diperlukan untuk melindungi kedaulatan dan keamanan nasionalnya, serta menjaga kepentingan nasionalnya,” tulis Kementerian Luar Negeri UAE di platform X.

Kementerian tersebut menilai serangan terhadap infrastruktur vital dan fasilitas minyak itu sebagai “ancaman langsung terhadap keamanan dan stabilitas kawasan, serta terhadap keamanan energi global.”

Pada 28 Februari, AS dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran, yang menyebabkan kerusakan dan korban sipil.

Iran merespons dengan menyerang wilayah Israel serta fasilitas militer AS di Timur Tengah sebagai bentuk pertahanan diri.

Sumber: Spuntnik/RIA Novosti-OANA





Pewarta :
Editor: Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026