Logo Header Antaranews Sulteng

Dilantik wakil ketua DPRD Sulteng, ini kekayaan Arnila Hi. Moh. Ali

Jumat, 3 April 2026 06:49 WIB
Image Print
Wakil Ketua DPRD Sulteng Arnila Hi. Moh. Ali (ANTARA/HO-Humas Kemenkum Sulteng)

Palu (ANTARA) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Tengah resmi melantik Arnila Hi. Moh. Ali sebagai Wakil Ketua DPRD menggantikan Aristan untuk periode 2024-2029 di Palu, Kamis.

Arnila sebelumnya menjabat sebagai Ketua Komisi III Bidang Pembangunan dari Fraksi NasDem. Dia terpilih dari daerah pemilihan Kabupaten Morowali dan Morowali Utara,

“Kepercayaan ini adalah amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Saya berkomitmen menghadirkan kerja-kerja politik yang tidak hanya prosedural, tetapi juga menyentuh langsung kebutuhan rakyat,” katanya.

Dia menegaskan komitmennya untuk melanjutkan sekaligus memperkuat fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran DPRD dengan pendekatan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Dengan latar belakang pengalaman di Komisi III Bidang Pembangunan, Arnila diharapkan mampu memperkuat sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah, khususnya dalam percepatan pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas layanan publik, serta penguatan ekonomi kerakyatan.

Arnila telah melaporkan total harta kekayaannya sebesar Rp14,45 miliar untuk periode tahun 2024. Laporan tersebut disampaikan pada 24 Maret 2025 dan telah dinyatakan lengkap secara administratif.

Data tersebut tercantum dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang diumumkan melalui sistem resmi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Berdasarkan rincian laporan, sebagian besar kekayaan Arnila berasal dari aset tanah dan bangunan dengan total nilai mencapai Rp9,3 miliar. Aset tersebut tersebar di sejumlah wilayah, antara lain di Kabupaten Morowali, Kota Palu, hingga Kota Surabaya. Beberapa di antaranya merupakan tanah dengan luas mencapai puluhan ribu meter persegi yang diperoleh dari hasil sendiri.

Selain properti, Arnila juga memiliki alat transportasi dan mesin dengan total nilai Rp1,13 miliar. Rinciannya meliputi satu unit sepeda motor Kawasaki EX250T tahun 2018, serta tiga unit mobil, yakni Toyota Fortuner 2.4 VRZ 4x4 tahun 2016, Nissan X-Trail 2.5 A/T tahun 2016, dan Mitsubishi Pajero tahun 2020.

Tidak hanya itu, dalam laporan tersebut juga tercatat harta bergerak lainnya senilai Rp5,53 miliar. Sementara itu, kas dan setara kas yang dimiliki mencapai Rp2,9 miliar. Arnila tidak melaporkan kepemilikan surat berharga maupun harta lainnya dalam dokumen tersebut.

Secara keseluruhan, total harta yang dilaporkan mencapai Rp18,95 miliar. Namun setelah dikurangi dengan kewajiban atau utang sebesar Rp4,5 miliar, nilai kekayaan bersihnya berada di angka Rp14,45 miliar.



Pewarta :
Editor: Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026