
PNM libatkan 2.700 siswa SMK dilatih wirausaha lewat program PNM Mengajar

Sigi, Sulteng (ANTARA) - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) melibatkan sebanyak 2.700 siswa SMK di seluruh Indonesia dilatih tentang kewirausahaan sebagai bekal untuk mempersiapkan generasi muda masuk ke dunia kerja melalui program PNM Mengajar, Jumat di Palu.
Kolaborasi antara dunia pendidikan dan perusahaan menjadi semakin penting, maka kehadiran program PNM Mengajar menjadi salah satu bentuk intervensi yang relevan untuk membantu menjembatani kebutuhan tersebut.
Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Sigi Andriany mengapresiasi langkah PNM menyiapkan mental wirausaha terhadap generasi muda.
"Kami menyambut baik program PNM Mengajar, karena anak-anak di beri pembelajaran tentang cara melihat peluang, menumbuhkan jiwa kewirausahaan, dan membentuk pola pikir agar menjadi pribadi yang mandiri serta berdaya saing di masa depan," ujarnya.
Menurut dia siswa/siswi SMK memiliki posisi yang unik dalam dunia pendidikan, mereka dipersiapkan untuk lebih cepat mengenal dunia kerja, beradaptasi dengan industri, hingga memiliki keterampilan yang aplikatif.
Namun di lapangan tantangan yang hadapi juga tidak sedikit, banyak siswa SMK harus berhadapan dengan cepatnya perubahan kebutuhan industri, perkembangan teknologi, hingga tuntutan untuk memiliki kemampuan di luar keterampilan teknis.
Dunia kerja saat ini tidak hanya mencari lulusan yang bisa bekerja, tetapi juga yang mampu berkomunikasi, beradaptasi, berpikir kreatif, dan memiliki semangat belajar yang tinggi.
"Di sisi lain tidak semua siswa memiliki kesempatan untuk mengenal dunia profesional secara langsung. Bagi sebagian siswa, terutama di daerah akses terhadap wawasan industri, motivasi karier, maupun pengalaman praktis masih terbatas, maka kehadiran program PNM Mengajar salah satu langkah yang tepat membangun pola pikir wirausaha generasi muda," ucapnya.
Melalui Pekan Nasional Mengajar bertajuk Belajar Kewirausahaan, Literasi Kesehatan dan Dampak Keberlanjutan (Berkelana), PNM menghadirkan perwakilan terbaiknya untuk berbagi pengalaman, wawasan, dan perspektif kepada para siswa yang juga sebagai rangkaian kegiatan HUT PNM ke-27.
Adapun pelatihan itu mengenai pola pikir kewirausahaan di era digital, literasi kesehatan mental, hingga kesadaran terhadap isu keberlanjutan.
"Tantangan siswa SMK saat ini bukan hanya soal mencari pekerjaan, tetapi bagaimana mempersiapkan diri untuk terus berkembang di tengah perubahan zaman, maka kolaborasi antara sekolah dan dunia usaha memiliki peran yang semakin strategis," tutur Andriany.
Pewarta : -
Editor:
Mohamad Ridwan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
