
Perum LKBN ANTARA gunakan besek distribusikan daging kurban di Palu

Palu (ANTARA) - Perum Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA Biro Sulawesi Tengah (Sulteng) menggunakan kemasan besek untuk mendistribusikan daging kurban kepada masyarakat sebagai upaya mengurangi penggunaan kantong plastik dalam perayaan Idul Adha 1447 Hijriah.
"Jadi kami menyediakan kamboti atau wadah untuk membungkus daging kurban menggunakan daun yang dianyam sebagai gantinya dalam membungkus daging kurban yang biasanya menggunakan kantong plastik sehingga lebih ramah lingkungan," kata Kepala Perum LKBN ANTARA Biro Sulteng Andilala di Palu, Rabu.
Ia menuturkan, distribusi daging kurban itu diberikan kepada masyarakat di kawasan Adat Salena Kota Palu.
"Tahun ini Perum LKBN ANTARA melakukan penyembelihan hewan kurban sebanyak 8 ekor kambing, dua diantaranya didistribusikan di Salena Kota Palu," sebutnya.
Sementara itu Ketua RT 001 Lingkungan 3 Salena Kelurahan Buluri, Kota Palu Haerul menilai penggunaan kamboti atau besek sebagai wadah distribusi daging kurban oleh Perum LKBN ANTARA selaras dalam program pemerintah Kota Palu untuk mengurangi sampah plastik sekali pakai.
"Kami lingkungan 3 Salena Kelurahan Buluri Kecamatan Ulujadi, Kota Palu masih mempertahankan dan menjalankan nilai-nilai adat yang ada di masyarakat secara turun temurun, penggunaan kamboti ini sangat baik dan bagus karena tujuannya ramah lingkungan dan tidak membuat lingkungan menjadi kotor," ucap Haerul.
Menurut dia, pemakaian kamboti atau besek setelah digunakan sebagai wadah daging kurban juga cepat terurai oleh tanah apabila jika tidak lagi dipakai lagi.
"Biasanya pemakaian kamboti hanya digunakan pada kegiatan adat istiadat di daerah, tapi hari ini kami melihat penggunaan kamboti dijadikan tempat untuk penyaluran dan distribusi daging kurban," ujarnya.
Diketahui jumlah masyarakat di Kawasan adat Salena sebanyak 250 kepala keluarga (KK) dengan 950 jiwa.
Perum LKBN ANTARA menyalurkan hewan kurban sebanyak 8 ekor kambing ke empat wilayah di Indonesia yakni Kota Palu Sulawesi Tengah, Kabupaten Batang Jawa Tengah, Bengkulu dan Yayasan Insan Cerdas Sejahtera.

Pewarta : Moh Salam
Editor:
Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
