
TP-PPK Kota Palu dorong guru PAUD edukasi anak peduli lingkungan

Palu (ANTARA) - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Palu Diah Puspita mendorong para guru pendidikan anak usia dini (PAUD) memberikan edukasi kepada anak-anak agar peduli terhadap lingkungan sejak dini.
“Hal-hal baik yang diajarkan sejak usia dini akan menjadi bagian penting dalam membentuk karakter dan masa depan anak,” ujarnya di Palu, Senin.
Ia mengemukakan pentingnya penguatan peran dan kapasitas guru PAUD untuk memberikan edukasi tentang lingkungan.
Diah Puspita yang juga Bunda PAUD Kota Palu itu, mengatakan pendidikan anak usia dini fase penting di mana anak mudah menyerap dan merekam setiap pembelajaran.
Oleh karena itu, kata dia, penanaman nilai-nilai positif, termasuk kepedulian terhadap lingkungan, perlu dilakukan sejak usia dini.
Ia menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan pelatihan guru PAUD Pilah yang mengangkat tema “PAUD Cinta Bumi: Penguatan Peran Guru dalam Edukasi Sampah, 3R, dan Gaya Hidup Ramah Lingkungan” sebagai upaya memperkuat kapasitas para pendidik anak usia dini.
Menurut dia, pelatihan tersebut bermanfaat meningkatkan kapasitas para guru PAUD dalam membangun karakter cinta lingkungan pada anak melalui kebiasaan-kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menjelaskan pendidikan lingkungan dapat dimulai dari berbagai aktivitas sederhana seperti membiasakan anak membuang sampah pada tempatnya, mencuci tangan dengan benar, menghemat penggunaan air, membawa botol minum sendiri, hingga membawa bekal dari rumah.
Ia mengatakan kebiasaan-kebiasaan tersebut tidak hanya membentuk perilaku ramah lingkungan, tetapi juga mampu menanamkan sikap disiplin, tanggung jawab, serta kepedulian sosial pada anak sejak usia dini.
Selain itu, anak-anak perlu diajak menanam dan merawat tanaman secara bersama-sama agar tumbuh semangat cinta alam dan lingkungan sekitar.
Dia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara guru dan orang tua dalam proses pendidikan karakter anak.
Pembentukan karakter, kata dia, tidak hanya menjadi tanggung jawab guru di sekolah, namun juga memerlukan peran aktif keluarga sebagai lingkungan pendidikan pertama bagi anak.
“Kami berharap ada kerja sama yang baik antara guru dan orang tua agar nilai-nilai positif yang diajarkan di sekolah dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Ia berharap, kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dengan jumlah peserta lebih banyak sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh para guru PAUD di Kota Palu.
Melalui pelatihan tersebut, dia mengharapkan, para guru PAUD semakin memiliki kemampuan mengintegrasikan pendidikan lingkungan ke dalam proses pembelajaran sehingga dapat melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
Pewarta : Nur Amalia Amir
Editor:
Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
