Logo Header Antaranews Sulteng

Taruna TNI torehkan prestasi di akademi militer AS

Senin, 1 Juni 2026 12:41 WIB
Image Print
Tangkapan layar - Kontingen Indonesia tampil pada parade militer Bastille Day di Champs-Élysées, Paris, Prancis, Senin (14/7/2025). /ANTARA/Fathur Rochman.

Jakarta (ANTARA) - Dua taruna Akademi TNI menorehkan prestasi internasional setelah menyelesaikan pendidikan dan dilantik sebagai perwira remaja dari dua akademi militer bergengsi Amerika Serikat, yakni West Point dan Annapolis.

Menurut rilis Kedutaan Besar RI (KBRI) Washington yang diterima Senin, salah satu capaian tersebut diraih Letnan Dua Infanteri Roosevelt Purba yang mencatat sejarah sebagai lulusan pertama Indonesia dari United States Military Academy (UMSA) West Point.
Roosevelt menyelesaikan pendidikan dengan meraih gelar Bachelor of Science bidang Security Studies dan lulus dengan predikat cum laude.
USMA yang berdiri sejak 1802 itu dikenal sebagai institusi pendidikan militer tertua dan paling bergengsi di Amerika Serikat, dengan fokus pada pembentukan karakter, kepemimpinan, disiplin, serta ketahanan fisik dan mental.
Prestasi serupa ditorehkan Letnan Dua Laut (P) Hikmal Fikri Wildani Nurdiansyah yang berhasil menyelesaikan pendidikan di United States Naval Academy (USNA) Annapolis, Maryland.
Keikutsertaan Hikmal merupakan bagian dari program pengiriman taruna Akademi TNI ke sejumlah akademi militer terkemuka dunia yang digagas Presiden Prabowo Subianto saat menjabat Menteri Pertahanan.
Selama empat tahun pendidikan, Hikmal menempuh studi bersama 1.058 taruna lainnya, termasuk peserta internasional dari berbagai negara.
Duta Besar RI untuk Amerika Serikat, Indroyono Soesilo, menilai keberhasilan kedua perwira muda tersebut menunjukkan daya saing sumber daya manusia TNI di tingkat global.
“Keberhasilan Letda Inf Roosevelt Purba dan Letda Laut (P) Hikmal Fikri Wildani Nurdiansyah tidak hanya mencerminkan kualitas intelektual dan fisik perwira TNI yang mampu bersaing di kancah global, tetapi juga memperkuat postur diplomasi pertahanan Indonesia di mata dunia,” ujar Indroyono.
Menurut dia, capaian tersebut juga menjadi jembatan profesionalisme yang semakin mempererat hubungan antara TNI dan militer Amerika Serikat melalui pertukaran pengetahuan, doktrin, dan taktik militer modern.
Keberhasilan Roosevelt dan Hikmal dinilai memiliki arti strategis bagi hubungan Indonesia dan Amerika Serikat, khususnya dalam penguatan kerja sama pertahanan.
Prestasi kedua perwira muda itu juga diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi perwira TNI untuk terus mengukir prestasi di tingkat internasional sekaligus berkontribusi pada penguatan organisasi TNI dan kedaulatan bangsa.





Pewarta :
Editor: Andriy Karantiti
COPYRIGHT © ANTARA 2026