
BPS: Pendataan Sensus Ekonomi Palu capai 57,16 persen

Palu (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Palu, Sulawesi Tengah, mencatat progres pendataan lapangan Sensus Ekonomi (SE) 2026 telah mencapai 57,16 persen.
“Progres pendataan saat ini untuk gabungan keluarga dan usaha sudah mencapai 57,16 persen. Untuk pendataan keluarga sudah 51,7 persen atau sebanyak 39.738 keluarga, sementara pendataan usaha mencapai 66,2 persen atau sebanyak 16.574 usaha,” kata Pejabat Fungsional BPS Kota Palu Muhammad Fauzan Akbar di Palu, Rabu.
Ia mengatakan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kota Palu melibatkan 282 petugas yang terdiri atas petugas pendata dan pengawas lapangan. Pendataan lapangan SE 2026 berlangsung pada 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.
Menurut dia, seluruh petugas telah dikerahkan untuk melakukan pendataan di seluruh 46 kelurahan di wilayah Kota Palu, termasuk kawasan yang memiliki akses cukup sulit seperti Kelurahan Kawatuna, Wana, dan Salena.
Ia menjelaskan salah satu tantangan dalam pelaksanaan sensus adalah masih adanya sebagian masyarakat yang belum memahami pentingnya data dan statistik.
“Kalau semua beranggapan data dan statistik ini penting, tentu semua akan membuka pintu. Tetapi memang masih ada masyarakat yang kesadarannya terhadap pentingnya data masih relatif kurang,” ujarnya.
Ia mengatakan pihaknya terus melakukan berbagai upaya sosialisasi dengan melibatkan pemerintah daerah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pendataan sensus.
Menurut dia, apabila petugas mengalami kendala saat melakukan pendataan, pengawas lapangan akan membantu menyelesaikan permasalahan di lapangan. BPS juga akan turun langsung dengan melibatkan RT/RW untuk membantu proses pendataan.
Ia menjelaskan Sensus Ekonomi 2026 menjadi langkah strategis dalam menyediakan data yang dibutuhkan pemerintah untuk merumuskan kebijakan dan program pembangunan yang tepat sasaran.
Data hasil sensus nantinya dapat menjadi dasar dalam memperkuat berbagai program pembangunan, termasuk penanganan kemiskinan, peningkatan kesempatan kerja, penguatan sektor usaha, serta kebijakan lain yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Ia mengatakan hasil sensus nantinya akan menghasilkan informasi mengenai jumlah usaha, karakteristik usaha, serta jumlah tenaga kerja pada masing-masing sektor ekonomi.
Menurut dia, data tersebut akan membantu pemerintah menentukan sektor-sektor yang membutuhkan perhatian, penguatan, maupun intervensi kebijakan.
Ia mengimbau masyarakat Kota Palu untuk berpartisipasi aktif dalam menyukseskan SE 2026 dengan menerima kedatangan petugas sensus, mengisi data dengan benar dan lengkap, serta kerahasiaan data yang diberikan tetap terjamin sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Pewarta : Nur Amalia Amir
Editor:
Muhammad Zulfikar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
