Logo Header Antaranews Sulteng

Tana Toraja Diusulkan Masuk Warisan Budaya Dunia

Senin, 26 November 2012 16:46 WIB
Image Print
Sejumlah wisatawan asing mengunjungi Pemakaman Rambu Solo di Tongkonan Siguntu, Toraja Utara, Sulsel. (FOTO ANTARA/Sahrul Manda Tikupadang)
Warisan yang diusulkan juga harus memiliki nilai manfaat atau kesejahteraan, kemudian memiliki pengelola dan terakhir adalah sistem penunjangnya seperti apa," ujarnya.

Denpasar - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengusulkan Tana Toraja sebagai nominasi dalam daftar warisan budaya dunia (WBD) untuk tahun 2013.

"Tana Toraja diusulkan karena merupakan salah satu warisan Indonesia yang unik dan memenuhi kriteria penting," kata Plt Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbud, Prof Kacung Marijan, sela-sela Lokakarya Sub-Regional untuk Persiapan Nominasi dan Pengembangan Rencana Pengelolaan Situs Warisan Dunia UNESCO, di Denpasar, Senin.

Menurut dia, warisan tersebut diperkirakan akan berhasil masuk dalam daftar WBD sehingga diajukan sebagai nominasi pada 2013.

"Hal itu sesuai dengan harapan kami Tana Toraja dapat masuk dalam daftar warisan dunia," ucapnya.

Guna mewujudkan harapan tersebut, maka dipersiapkan tim pengkaji yang bekerja keras sehingga bisa meloloskan warisan tersebut.

Ketua Harian Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO, Prof Arief Rachman, mengatakan, ada lima kriteria penting yang menjadi acuan sehingga bisa masuk dalam nominasi daftar warisan dunia.

Kriteria itu adalah warisan yang diusulkan harus asli, memiliki filsafat dan filosofi yang dapat diterapkan di seluruh penjuru dunia.

"Warisan yang diusulkan juga harus memiliki nilai manfaat atau kesejahteraan, kemudian memiliki pengelola dan terakhir adalah sistem penunjangnya seperti apa," ujarnya.

Dia menilai, kelima kriteria tersebut dimiliki oleh Tana Toraja sehingga layak untuk diajukan sebagai nominasi pada tahun depan.

Sementara itu Direktur dan Perwakilan Kantor UNESCO Jakarta, Hubert Gijzen, mengatakan, situs warisan dunia harus dapat memberikan nilai tambah secara ekonomi bagi masyarakat setempat. (KR-IGT)



Pewarta :
Editor: Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2026