Hotel Duta Palu rayakan Natal, diwarnai undian 'Tour Holyland'

id HOTEL DUTA,LUCKY SEMEN,NATAL

Pemilik Hotel Duta Palu Lucky Semen, SE memberikan sambutan sebelum dimulainya ibadah dan perayaan Natal warga Hotel Duta Palu dan Keluarga Lucky Semen Tobigo di kediaman mereka Jl. Tanjung Satu Palu, Selasa (11/12) (Antaranews Sulteng/Rolex Malaha)

Lucky Semen: kami hanya tangan Tuhan untuk memberkati orang lain
Palu (Antaranews Sulteng) - Hotel Grand Duta milik Keluarga Lucky Semen, yang terletak di bibir pantai Teluk Palu, Kelurahan Lere, Kota Palu, merupakan salah satu hotel berbintang yang terdampak cukup parah akibat gempa dan tsunami pada 28 September 2018.

"Pihak berkompeten menaksir kerugian material yang kami alami akibat gempa ini mencapai Rp8,3 miliar," kata Lucky Semen, pemilik Hotel Duta pada natal bersama keluarga besar Hotel Duta Palu di kediaman keluarga Semen-Tobigo, Jl.Tanjung Satu Palu, Selasa (11/12).

Kerugian besar itu, kata Lucky, yang juga legislator DPRD Sulteng asal kabupaten Tolitoli itu, tidak membatalkan niat keluarga besarnya untuk menyelenggarakan Natal setiap tahun dan berbagi kasih kepada masyarakat, khususnya membiayai dua orang pendeta setiap tahun untuk mengunjungi tempat-tempat suci Kristen di Israel (tour Holy Land) yang sudah berjalan selama tujuh tahun terakhir.

Ia mengakui bahwa salah satu hal yang masih terus membenani pikirannya adalah bagaimana agar 60-an karyawannya yang terpaksa dirumahkan pascagempa tersebut, bisa segera bekerja kembali.

"Namun demikian, kami keluarga tetap komitmen untuk melaksanaan perayaan Natal ini guna mengajak seluruh keluarga, sahabat dan handaitolan serta para pendeta untuk bersukacita dan bersyukur kepada Tuhan karena masih diberi kesempatan untuk hidup melayani Tuhan dan sesama," ujar Lucky yang juga Ketua Badan Musyawarah Antargereja (Bamag) Provinsi Sulteng itu.

Ibadah perayaan Natal yang dihadiri ratusan orang itu dipimpin Pendeta Thomas Tantotosi, STh, yang beruntung mendapat giliran mengunjungi Tanah Kelahiran Yesus di Israel pada Februari 2018 atas biaya Keluarga Lucky Semen Tobigo dan Hotel Duta.
 
Pemilik Hotel Duta Palu Lucky Semen, SE dan istri menyerahkan hadiah Tour Holyland kepada Pendeta Ny. Kompudu (tengah) usai ibadah dan perayaan Natal di kediaman mereka Jl. Tanjung Satu Palu, Selasa (11/12) (Antaranews Sulteng/Rolex Malaha)

Dalam khotbahnya, Pendeta Thomas Tantotosi menekankan soal kepekaan gembala-gembala di padang untuk segera pergi menemui bayi Yesus setelah malaikat-malaikat memberitahu mereka di padang saat sedang menjaga domba, bahwa ada seorang Raja yang baru lahir di Betlehem.

"Masyarakat Kristen dewasa ini perlu mencontoh kepekaan gembala-gembala tersebut dalam mentaati perintah Tuhan," ujarnya.

Usai ibadah Natal yang juga diwarnai penampilan pujian dari warga Panti Asuhan Imanuel Palu itu, keluarga Semen-Tobigo membagi-bagikan tali kasih kepada para pendeta serta undian belasan hadiah natal.

Keluarga juga mengundi satu orang pendeta dari Kota Palu yang akan mengunjungi tanah suci orang Kristen (Holyland) Israel pada 2019 atas biaya keluarga Hotel Duta yang dimenangi oleh Pendeta Ny. Kompudu, STh.

Masih akan diundi lagi satu orang pendeta dari Tolitoli untuk perjalanan rohani yang sama sehingga tahun 2019 nanti, ada dua orang pendeta yang akan tur ke Israel.

"Kami ini hanya tangan Tuhan untuk memberkati para pendeta. Kami ingin agar para pendeta bisa melihat langsung kondisi tempat-tempat suci di zaman Yesus untuk memperlengkapi mereka dalam berkhotbah dan melayani Tuhan," ujar Lucky yang juga anggota DPRD Sulteng dari PDIP itu.

Lucky yang juga caleg DPD dari Provinsi Sulteng paa pemilu 2019 itu mengemukakan bahwa sampai tahun 2018, pihaknya sudah memberangkatkan tujuh orang pendeta ke Tanah Suci Israel dan tahun 2019 kan memberangkatkan dua orang lagi. 

Dalam dua tahun terakhir, keluarganya memberangkatkan dua orang tiap tahun, seorang dari Palu dan seorang lagi dari Tolitoli. 
 
Pemilik Hotel Duta Palu Lucky Semen, SE dan istri menyerahkan bingkisan Natal untuk salah seorang pendeta usai ibadah dan perayaan Natal di kediaman mereka Jl. Tanjung Satu Palu, Selasa (11/12) (Antaranews Sulteng/Rolex Malaha)
Pewarta :
Editor: Adha Nadjemudin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar