Logo Header Antaranews Sulteng

Wako Palu serahkan 180 sertifikat huntap warga penyintas bencana

Senin, 27 April 2026 16:01 WIB
Image Print
Wali Kota Palu Hadianto Rasyid menyerahkan sertifikat tanah kepada warga penghuni hunian tetap (huntap) bencana di huntap Kelurahan Balaroa, Senin (27/4/2026). ANTARA/HO-Humas Pemkot Palu

Palu (ANTARA) - Wali Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) Hadianto Rasyid menyerahkan 180 sertifikat hunian tetap (huntap) untuk warga penyintas bencana gempa dan likuefaksi 2018 di Kelurahan Balaroa, kota setempat.

"Sertifikat diserahkan kepada warga penghuni huntap sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan kepastian hukum atas kepemilikan tanah dan hunian bagi masyarakat, khususnya penyintas bencana," kata Hadianto Rasyid saat menyerahkan sertifikat huntap kepada warga Balaroa di Palu, Senin.

Ia meminta warga penghuni huntap menjaga dokumen penting itu dan dimanfaatkan secara bijak demi masa depan yang lebih baik.

Pada kesempatan itu, ia mengapresiasi warga penyintas tetap sabar menanti Sertifikat Hak Milik (SHM). Sejak 2020, warga likuefaksi Balaroa di relokasi ke huntap hingga kini telah terealisasi apa yang sudah dijanjikan pemerintah.

“Gunakan dan jaga sertifikat ini dengan sebaik-baiknya," kata dia.

Sementara itu, Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Palu Susetyo Nugroho mengemukakan penerbitan sertifikat merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah dalam menjamin hak-hak masyarakat atas tanah yang mereka tempati.

“Ini adalah wujud perhatian pemerintah, baik pusat maupun daerah dalam memberikan kepastian hukum kepada masyarakat," ucapnya.

Ia menambahkan setelah sertifikat diterima, masyarakat diharapkan dapat menjaga serta memanfaatkan lahan dengan sebaik-baiknya.

“Kami berharap tanah ini dijaga. Jika sudah ada bangunannya, silakan ditempati. Jika belum, minimal dipatok agar jelas batasnya,” katanya.



Pewarta :
Editor: Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026