Dermaga Danau Lindu Sigi belum diperbaiki pascagempa

id lindu,dermaga, rusak

Dermaga Danau Lindu Sigi belum diperbaiki pascagempa

Nelayan menangkap ikan merupakan salah satu pemandangan yang indah di Danau Lindu, yang merupakan obyek wisata andalan Kabupaten Sigi. (Antaranews Sulteng/Istimewa) (Antaranews Sulteng/Istimewa/)

Dermaga sama sekali tidak bisa digunakan karena kondisinya memprihatinkan. Beberapa tiang utama dermaga miring dan mengalami penurunan.
Sigi (ANTARA) - Sebuah dermaga penyeberagan di Danau Lindu, Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah, yang rusak akibat gempa bumi pada 28 September 2018 hingga kini belum diperbaiki.

Barto, salah seorang warga Desa Olu, Kecamatan Lindu di Palu, Selasa, membenarkan dermaga yang dibangun pada 2016 itu mengalami kerusakan berat saat terjadi gempa bumi 7,4 SR yang mengguncang beberapa wilayah di Provinsi Sulteng tersebut.

Padahal, kata dia, dermaga yang dibangun di Dusun Kanawu, Desa Olu, Kecamatan Lindu itu belum diresmikan penggunaanya, keburu diterjang gempa bumi.

Sampai sekarang ini, kata Barto, dermaga sama sekali tidak bisa digunakan karena kondisinya memprihatinkan. Beberapa tiang utama dermaga miring dan mengalami penurunan.

Kapal-kapal penyeberangan yang mengangkut barang maupun penumpang untuk sementara terpaksa hanya berlabuh di sekitar dermaga saja. Kapalnya tidak bisa sandar, sebab kondisi dermaga tidak memungkinkan.

Camat Lindu Karya juga membenarkan dermaga yang sudah selesai dibangun tetapi belum sempat diresmikan penggunaannya, sekarang sudah rusak karena gempa bumi beberapa waktu lalu.

Baca juga : Pelabuhan di Danau Lindu miring karena gempa

Jalan darat ke Kecamatan Lindu akan diperlebar

Selain dermaga yang mengalami kerusakan parah, juga banyak rumah penduduk, sarana ibadah dan sekolah di kecamatan itu juga hancur diterjang gempa bumi cukup dahsyat tersebut.

Bahkan, saat gempa menerjang wilayah tersebut, jalan dari Desa Sadaunta sampai Puro'o di Kecamatan Lindu putus total selama hampir satu bulan pascagempa karena tertimbun material tanah longsor, batu-batuan dan pepohonan tumbang.

Di Kecamatan Lindu ada sekitar 7.000 jiwa yang bermukim di lima desa yakni Puro'o, Langko, Tomado, Anca dan Olu.
Danau Lindu selama ini banyak dikunjungi wisatawan mancanegara karena keindahan dan keunikannya.

Danau itu berada di ketinggian sekitar 2.000 meter dari permukaan laut (mpdl).
Unik, sebab danau itu ada di atas gunung.

Selain itu berada di sekitar kawasan Taman Nasional Lore Lindu (TNLL). Untuk mencapai wilayah tersebut harus masuk melalui pintu masuk kawasan hutan lindung TNLL.
Pewarta :
Editor : Adha Nadjemudin
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar