Penyaluran dana APBN di Sulteng capai 95,84 persen

id Dana APBN,dana transfer,ditjen perbendaharaan

Penyaluran dana APBN di Sulteng capai 95,84 persen

Kepala Kantor Wilayan Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan Sulawesi Tengah, Irfa Ampri, memaparkan kondisi kesehatan keuangan pemda di Sulteng dalam seminar APBN 2020 memperingati Hari Uang ke-73 tahun di salah satu hotel di Kota Palu, Selasa (5/11). (ANTARA/HO-Humas Kanwil DJPb Kemenkeu Sulteng)

Palu (ANTARA) - Penyerapan dana APBN yang ditransfer melalui Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Tengah selama 2019 tidak mencapai 100 persen dari nominal yang dialokasikan sebesar Rp24,42 triliun.

Hingga akhir Desember 2019, Kanwil Ditjen Perbendaharaan Sulteng di Palu, Sabtu, merilis realisasi penyaluran dana APBN (dana transfer) per Desember hanya 95,84 persen.

Jumlah itu terdiri atas tiga kelompok pembiayaan yakni pertama belanja instansi vertikal Kementerian/Lembaga mencapai 91,48 persen dari alokasi Rp7,59 triliun. 

Kedua Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik dan Dana Desa mencapai 97,83 persen dari pagu Rp3,94 triliun dan ketiga DAK nonfisik, Dana Bagi Hasil, DID dan DA sebesar 97,97 persen dari pagu Rp12,89 persen.

Baca juga: Sulteng terima Rp17,2 triliun dari APBN selama 2019
Baca juga: Raih opini WTP lima tahun berturut-turut, Gubernur Sulteng terima penghargaan Menkeu


Khusus Dana Desa, terdapat 1.842 desa di 12 kabupaten yang mencairkan dana tersebut dengan nilai total Rp1,564 triliun. Kabupaten Parigi Moutong merupakan penerima terbesar dana desa yakni Rp235 miliar, menyusul Banggai Rp231 miliar, sedangkan yang terkecil adalah Banggai Laut senilai Rp55 miliar.

Terkait belanja kementerian/lembaga, terdapat sebelas kelompok pembiayaan berdasarkan fungsinya yang menerima Dana APBN 2019 yakni pelayanan umum, pertahanan, ketertiban dan keamanan, ekonomi, lingkungan hidup, perumahan dan fasum, kesehatan, pariwisata, agama, pendidikan dan perlindunngan masyarakat.

Dari 11 kelompok pembiayaan berdasarkan fungsi itu, yang paling tinggi penyerapannya adalah kelompok ketertiban dan keamanan yakni 101,88 persen sedangkan yang paling rendah adalah perumahan dan fasilitas umum yang tercatat 75,82 persen.

Hal yang menggembirakan adalah realisasi penerimaan negara berupa pajak dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) di Sulteng yang melampaui target yang ditetapkan.

Penerimaan pajak misalnya terealisasi Rp4,32 triliun atau 104,7 persen dari target dan PNBP mencapai Rp560 miliar atau 144 persen dari target.

Baca juga: Kakanwil Perbendaharaan Irfa Ampri: Palu jadi prioritas pemerintah pusat
Baca juga: Terbaik kelola DAK khusus, Pemkab Morut dapat penghargaan Menkeu
Kepala Kanwil Perbendaharaan Sulteng Irfa Ampri mengangkat salah sastu jenis hadiah yang disediakan dalam acara jalan sehat peringatan HORI ke-73 Tingkat Pemprov Sulteng di Lapangan Vatulemo, Kota Palu, Sabtu (2/10). (ANTARA/Rolex Malaha)

 
Pewarta :
Editor : Rolex Malaha
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar