MU gandeng Perusahaan Ban Apollo
Kamis, 22 Agustus 2013 13:32 WIB
(REUTERS)
London (antarasulteng.com) - Raksasa Liga Utama Inggris Manchester United pada Rabu
mengumumkan bahwa pihaknya telah menandatangani kesepakatan regional
berdurasi tiga tahun dengan perusahaan ban asal India, Apollo.
Di bawah kesepakatan ini, perusahaan itu akan menjadi "mitra ban resmi" United di Inggris dan India.
"Apollo Tyres merupakan pemain pemimpin di industri ban dan tingkat pertumbuhan dan perkembangan menuju teritori-teritori baru membuat mereka menjadi mitra atraktif bagi klub," kata Direktur Pelaksana Grup United Richard Arnold.
United telah menjalin beberapa kesepakatan serupa pada tahun lalu. Apollo bergabung dengan perusahaan-perusahaan lain seperti Mamee, mitra mie instan resmi klub, dan Yanmar, mitra resmi mesin diesel United, yang bekerja sama dengan juara Inggris 20 kali itu.
Di bawah kesepakatan ini, perusahaan itu akan menjadi "mitra ban resmi" United di Inggris dan India.
"Apollo Tyres merupakan pemain pemimpin di industri ban dan tingkat pertumbuhan dan perkembangan menuju teritori-teritori baru membuat mereka menjadi mitra atraktif bagi klub," kata Direktur Pelaksana Grup United Richard Arnold.
United telah menjalin beberapa kesepakatan serupa pada tahun lalu. Apollo bergabung dengan perusahaan-perusahaan lain seperti Mamee, mitra mie instan resmi klub, dan Yanmar, mitra resmi mesin diesel United, yang bekerja sama dengan juara Inggris 20 kali itu.
Pewarta :
Editor : Riski Maruto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
SAR evakuasi lima penumpang perahu motor mati mesin di perairan Bokan Banggai Laut
16 February 2026 21:39 WIB
Terpopuler - Ekonomi Keuangan
Lihat Juga
Pasokan beras di Palu masih lancar meskipun belum puncak panen padi
23 February 2020 18:36 WIB, 2020
SKK Migas bantu kapal ikan untuk nelayan Donggala, JOB-Tomori sumbang 3 kapal
21 February 2020 11:54 WIB, 2020
Citra Nuansa Elok investasikan Rp325 miliar bangun kembali Mall Tatura
21 February 2020 0:08 WIB, 2020
Presiden Jokowi ingin promosikan nikel Indonesia dalam Hanover Messe Jerman
17 February 2020 17:29 WIB, 2020