Harga Daging Sapi Naik Tajam
Minggu, 5 Juni 2016 21:13 WIB
Daging merupakan salah satu sumber makanan mengandung kalsium (Dok ANTARA Sulteng)
Palu, (antarasulteng.com) - Harga daging sapi dan ayam di pasaran Kota Palu, Sulawesi Tengah, naik cukup tajam menjelang awal Ramadhan.
Pantauan di pasar Masomba dan Manonda Palu, Minggu, harga daging sapi yang normalnya Rp95.000/kg, kini naik menjadi Rp115.000/kg.
Begitu pula ayam potong yang sebelumnya rata-rata R40.000/ekor, kini mencapai Rp60.000/kg.
Sejumlah ibu rumah tangga mengeluh kenaikan harga yang terbilang cukup tinggi tersebut.
"Saya cukup kaget ketika membeli daging sapi dan ayam di pasaran sudah naik dan kenaikannya pula sangat tinggi," keluh Ny Agustin, salah seorang ibu rumah tangga di kawasan jalan Towua.
Keluhan senada juga disampaikan Ny Fatimah (46), warga yang berdomisili di Perumahan Palupi, Kecamatan Tatanga yang mengaku terkejut karena harga daging di pasar naik cukup tinggi.
Pada ramadhan sebelumnya, harga daging sapi dan ayam naik, tetapi tidak seperti yang terjadi sekarang ini.
Pada awal puasa 2015 daging sapi naik dari Rp85.000/kg, menjadi Rp95.000/kg dan ayam potong dari Rp35.000, menjadi Rp45.000/ekor.
Sekarang ini daging sapi naik mencapai Rp115.000/kg dan ayam potong naik dari Rp40.000, menjadi Rp60.000/ekor.
Ny Sri, seorang pedagang ayam di kawasan Pasar Masomba mengaku kenaikan harga itu dikarenakan harga di tingkat peternak naik.
"Kami pedagang ikut menyesuaikan harga," katanya.
Dia juga mengatakan stok ayam cukup memadai, hanya saja harga yang mengalami kenaikan.
Menghadapi awal puasa ini, ia menyiapkan stok ayam potong sekitar 700 ekor untuk kebutuhan sepekan. Ayam potong yang dijual sekarang ini masih dipasokan peternak lokal.
Namun demikian pedagang berharap kenaikan harga ini sifatnya sementara dan diperkirakan normal dalam beberapa hari ke depan.
Pantauan di pasar Masomba dan Manonda Palu, Minggu, harga daging sapi yang normalnya Rp95.000/kg, kini naik menjadi Rp115.000/kg.
Begitu pula ayam potong yang sebelumnya rata-rata R40.000/ekor, kini mencapai Rp60.000/kg.
Sejumlah ibu rumah tangga mengeluh kenaikan harga yang terbilang cukup tinggi tersebut.
"Saya cukup kaget ketika membeli daging sapi dan ayam di pasaran sudah naik dan kenaikannya pula sangat tinggi," keluh Ny Agustin, salah seorang ibu rumah tangga di kawasan jalan Towua.
Keluhan senada juga disampaikan Ny Fatimah (46), warga yang berdomisili di Perumahan Palupi, Kecamatan Tatanga yang mengaku terkejut karena harga daging di pasar naik cukup tinggi.
Pada ramadhan sebelumnya, harga daging sapi dan ayam naik, tetapi tidak seperti yang terjadi sekarang ini.
Pada awal puasa 2015 daging sapi naik dari Rp85.000/kg, menjadi Rp95.000/kg dan ayam potong dari Rp35.000, menjadi Rp45.000/ekor.
Sekarang ini daging sapi naik mencapai Rp115.000/kg dan ayam potong naik dari Rp40.000, menjadi Rp60.000/ekor.
Ny Sri, seorang pedagang ayam di kawasan Pasar Masomba mengaku kenaikan harga itu dikarenakan harga di tingkat peternak naik.
"Kami pedagang ikut menyesuaikan harga," katanya.
Dia juga mengatakan stok ayam cukup memadai, hanya saja harga yang mengalami kenaikan.
Menghadapi awal puasa ini, ia menyiapkan stok ayam potong sekitar 700 ekor untuk kebutuhan sepekan. Ayam potong yang dijual sekarang ini masih dipasokan peternak lokal.
Namun demikian pedagang berharap kenaikan harga ini sifatnya sementara dan diperkirakan normal dalam beberapa hari ke depan.
Pewarta : Anas Masa
Editor : Rolex Malaha
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Ekonomi Keuangan
Lihat Juga
Pasokan beras di Palu masih lancar meskipun belum puncak panen padi
23 February 2020 18:36 WIB, 2020
SKK Migas bantu kapal ikan untuk nelayan Donggala, JOB-Tomori sumbang 3 kapal
21 February 2020 11:54 WIB, 2020
Citra Nuansa Elok investasikan Rp325 miliar bangun kembali Mall Tatura
21 February 2020 0:08 WIB, 2020
Presiden Jokowi ingin promosikan nikel Indonesia dalam Hanover Messe Jerman
17 February 2020 17:29 WIB, 2020