FTIK UIN Datokarama libatkan akademisi Malaysia integrasikan AI dalam pendidikan
Senin, 11 September 2023 14:07 WIB
Ramiza Darmi selaku akademisi Fakultas Bahasa dan Komunikasi Universitas Putra Malaysia menyampaikan materi pada seminar internasional tentang artificial intellegence dalam konteks pendidikan Islam kontemporer, yang digelar oleh FTIK UIN Datokarama, di Palu, Senin (11/9/2023) (ANTARA/Muhammad Hajiji)
Palu (ANTARA) - Fakultas Tarbiyah Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama melibatkan akademisi dari Malaysia membahas integrasi artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan, dalam penyelenggaraan dan pengembangan pengetahuan dan pendidikan Islam kontemporer.
"Iya, UIN Datokarama khususnya FTIK ingin memadukan atau mengintegrasikan AI dalam pengembangan pengetahuan dan pendidikan Islam kontemporer," ujar Dekan FTIK UIN Datokarama Doktor Askar, di Palu, Senin.
Implementasi AI dalam proses pembelajaran dan pengembangan ilmu pengetahuan khususnya studi Islam kontemporer pada FTIK, ujar dia, diawali dengan kajian artificial intelligence (AI) dalam konteks pendidikan Islam kontemporer.
Kajian ini dikemas dalam bentuk seminar internasional yang melibatkan Ramiza Darmi selaku akademisi Fakultas Bahasa dan Komunikasi Universitas Putra Malaysia.
Selain itu, FTIK juga melibatkan Afnan A Chowdhury selaku Pendiri Al Ahsa Digital Arab Saudi.
Doktor Askar mengemukakan bahwa AI dikenal sebagai teknologi yang memiliki potensi besar untuk mengubah kehidupan manusia di masa depan.
"Dalam konteks pengembangan keilmuan, pengetahuan dan pendidikan Islam, FTIK ingin memastikan bahwa apakah AI akan menggantikan seluruh fungsi manusia ataukah seperti apa," ujarnya.
"Oleh karena itu, kajian ini kami lakukan yang selanjutnya menjadi instrumen pengembangan pendidikan Islam dan pengetahuan umum pada FTIK," ungkapnya.
Askar mengakui bahwa, kehadiran teknologi sangat menopang pengembangan pengetahuan, memperlancar proses pendidikan dan mengefisiensi waktu.
Di dunia pendidikan penggunaan AI dapat membantu pelajar atau mahasiswa dalam mengontrol dan memantau pembelajaran mereka sendiri, memungkinkan mereka untuk hidup dan bekerja dengan baik serta mandiri di masa depan.
"Nantinya pembelajaran tidak hanya memperhitungkan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik siswa, namun juga memperhitungkan aspek kebiasaan pelajar sehari-hari," sebutnya.
Sekretaris Panitia Seminar Internasional, Doktor Ruslin mengemukakan bahwa hasil seminar tersebut menjadi rujukan untuk dikemas dalam kurikulum pendidikan di lingkup FTIK.
Hal ini penting, karena, ujar dia, AI menjadi satu sarana yang dapat digunakan oleh akademisi untuk mengembangkan keilmuan dan kajian - kajian sosial keagamaan di dalamnya termasuk pendidikan Islam kontemporer.
Kajian yang dikemas dalam bentuk seminar internasional tentang artificial intellegence dalam konteks pendidikan Islam kontemporer diikuti 200 orang peserta terdiri dari dosen dan mahasiswa dan tenaga kependidikan.
Foto bersama para narasumber dan pejabat FTIK UIN Datokarama di sela - sela seminar internasional tentang artificial intellegence dalam konteks pendidikan Islam kontemporer, yang digelar oleh FTIK UIN Datokarama, di Palu, Senin (11/9/2023) (ANTARA/Muhammad Hajiji)
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: FTIK libatkan akademisi Malaysia integrasikan AI dalam pendidikan
"Iya, UIN Datokarama khususnya FTIK ingin memadukan atau mengintegrasikan AI dalam pengembangan pengetahuan dan pendidikan Islam kontemporer," ujar Dekan FTIK UIN Datokarama Doktor Askar, di Palu, Senin.
Implementasi AI dalam proses pembelajaran dan pengembangan ilmu pengetahuan khususnya studi Islam kontemporer pada FTIK, ujar dia, diawali dengan kajian artificial intelligence (AI) dalam konteks pendidikan Islam kontemporer.
Kajian ini dikemas dalam bentuk seminar internasional yang melibatkan Ramiza Darmi selaku akademisi Fakultas Bahasa dan Komunikasi Universitas Putra Malaysia.
Selain itu, FTIK juga melibatkan Afnan A Chowdhury selaku Pendiri Al Ahsa Digital Arab Saudi.
Doktor Askar mengemukakan bahwa AI dikenal sebagai teknologi yang memiliki potensi besar untuk mengubah kehidupan manusia di masa depan.
"Dalam konteks pengembangan keilmuan, pengetahuan dan pendidikan Islam, FTIK ingin memastikan bahwa apakah AI akan menggantikan seluruh fungsi manusia ataukah seperti apa," ujarnya.
"Oleh karena itu, kajian ini kami lakukan yang selanjutnya menjadi instrumen pengembangan pendidikan Islam dan pengetahuan umum pada FTIK," ungkapnya.
Askar mengakui bahwa, kehadiran teknologi sangat menopang pengembangan pengetahuan, memperlancar proses pendidikan dan mengefisiensi waktu.
Di dunia pendidikan penggunaan AI dapat membantu pelajar atau mahasiswa dalam mengontrol dan memantau pembelajaran mereka sendiri, memungkinkan mereka untuk hidup dan bekerja dengan baik serta mandiri di masa depan.
"Nantinya pembelajaran tidak hanya memperhitungkan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik siswa, namun juga memperhitungkan aspek kebiasaan pelajar sehari-hari," sebutnya.
Sekretaris Panitia Seminar Internasional, Doktor Ruslin mengemukakan bahwa hasil seminar tersebut menjadi rujukan untuk dikemas dalam kurikulum pendidikan di lingkup FTIK.
Hal ini penting, karena, ujar dia, AI menjadi satu sarana yang dapat digunakan oleh akademisi untuk mengembangkan keilmuan dan kajian - kajian sosial keagamaan di dalamnya termasuk pendidikan Islam kontemporer.
Kajian yang dikemas dalam bentuk seminar internasional tentang artificial intellegence dalam konteks pendidikan Islam kontemporer diikuti 200 orang peserta terdiri dari dosen dan mahasiswa dan tenaga kependidikan.
Foto bersama para narasumber dan pejabat FTIK UIN Datokarama di sela - sela seminar internasional tentang artificial intellegence dalam konteks pendidikan Islam kontemporer, yang digelar oleh FTIK UIN Datokarama, di Palu, Senin (11/9/2023) (ANTARA/Muhammad Hajiji)
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: FTIK libatkan akademisi Malaysia integrasikan AI dalam pendidikan
Pewarta : Muhammad Hajiji
Editor : Andilala
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
FTIK UIN Datokarama dan Disdik Palu kerja sama tingkatkan kompetensi guru
05 October 2023 21:48 WIB, 2023
FTIK UIN Datokarama optimalkan implementasi Kurikulum Merdeka di daerah
03 October 2023 15:02 WIB, 2023
FTIK UIN Datokarama turunkan sebanyak 510 mahasiswa mengajar di Sigi-Palu
30 August 2023 12:26 WIB, 2023
UIN Datokarama cetak 185 guru profesional dari 18 provinsi lewat PPG
26 December 2022 16:03 WIB, 2022
Terpopuler - Pendidikan & Iptek
Lihat Juga
DSLNG latih guru penggerak Banggai kuasai pembelajaran berbasis kecerdasan buatan
28 January 2026 10:55 WIB
Rektor UIN Datokarama Palu perjuangkan hak generasi muda peroleh pendidikan
25 January 2026 18:45 WIB
Pemkab Poso perkuat sinergi dengan pusat untuk pengembangan pendidikan tinggi
16 January 2026 20:13 WIB