Mendag: IORA Business Summit sangat besar artinya
Sabtu, 4 Maret 2017 19:47 WIB
Menteri Perdagangan RI Enggartiasto Lukita (antaranews)
Jakarta (antarasulteng.com) - Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan Pertemuan Bisnis Asosiasi Negara Lingkar Samudera Hindia (IORA Business Summit) sangat besar artinya bagi Indonesia dan negara anggota IORA lainnya.
"IORA Business Summit ini sangat besar sekali artinya. Baru pertama kali antarpimpinan negara dan pimpinan dunia usaha bisa berada dalam kegiatan yang sama, dan kawasan ini akan menjadi masa depan ekonomi dunia dengan potensi besar," kata Mendag Enggartiasto Lukita di Jakarta, Sabtu.
Menurut Enggar, IORA Business Summit itu sangat diminati oleh para pengusaha dan pebisnis dari negara-negara di Lingkar Samudera Hindia.
"Minat dari kalangan pengusaha dan bisnis untuk hadir sangat besar. Awalnya perkiraan kami hanya sekitar 150 peserta, tetapi sekarang jadi 300 peserta dan itu kami agak membatasi jumlah peserta," ujar dia.
Dia menyebutkan IORA Business Summit itu akan dihadiri kalangan pengusaha serta perwakilan kamar dagang dan industri dari masing-masing negara anggota IORA.
"Pertemuan bisnis ini dapat dimanfaatkan untuk menindaklanjuti usaha-usaha yang bisa dikerjasamakan, baik dari sisi perdagangan maupun investasi," jelas dia.
Selain itu, kata Enggar, dalam pertemuan bisnis IORA itu akan diadakan pameran dagang atau trade expo untuk menunjukkan berbagai keunggulan produk dan potensi ekonomi Indonesia.
"Kami juga menyiapkan bebagai pertemuan bilateral untuk membahas tentang perjanjian dagang yang saling menguntungkan. Beberapa waktu lalu Menlu RI juga sudah membukakan pasar untuk kami di Afrika Selatan," ungkap dia.
Dalam pertemuan bisnis IORA akan disampaikan Deklarasi untuk Aksi Konkret Kegiatan Ekonomi Negara Anggota IORA di masa depan.
Tema yang diangkat untuk pertemuan bisnis IORA itu adalah "Building Partnership for Sustainable and Equitable Economic Growth" (Membangun Kemitraan untuk Pertumbuhan Ekonomi yang Berkelanjutan dan Adil). IORA Business Summit akan dibuka dengan pidato sambutan oleh Presiden RI Joko Widodo.
"IORA Business Summit ini sangat besar sekali artinya. Baru pertama kali antarpimpinan negara dan pimpinan dunia usaha bisa berada dalam kegiatan yang sama, dan kawasan ini akan menjadi masa depan ekonomi dunia dengan potensi besar," kata Mendag Enggartiasto Lukita di Jakarta, Sabtu.
Menurut Enggar, IORA Business Summit itu sangat diminati oleh para pengusaha dan pebisnis dari negara-negara di Lingkar Samudera Hindia.
"Minat dari kalangan pengusaha dan bisnis untuk hadir sangat besar. Awalnya perkiraan kami hanya sekitar 150 peserta, tetapi sekarang jadi 300 peserta dan itu kami agak membatasi jumlah peserta," ujar dia.
Dia menyebutkan IORA Business Summit itu akan dihadiri kalangan pengusaha serta perwakilan kamar dagang dan industri dari masing-masing negara anggota IORA.
"Pertemuan bisnis ini dapat dimanfaatkan untuk menindaklanjuti usaha-usaha yang bisa dikerjasamakan, baik dari sisi perdagangan maupun investasi," jelas dia.
Selain itu, kata Enggar, dalam pertemuan bisnis IORA itu akan diadakan pameran dagang atau trade expo untuk menunjukkan berbagai keunggulan produk dan potensi ekonomi Indonesia.
"Kami juga menyiapkan bebagai pertemuan bilateral untuk membahas tentang perjanjian dagang yang saling menguntungkan. Beberapa waktu lalu Menlu RI juga sudah membukakan pasar untuk kami di Afrika Selatan," ungkap dia.
Dalam pertemuan bisnis IORA akan disampaikan Deklarasi untuk Aksi Konkret Kegiatan Ekonomi Negara Anggota IORA di masa depan.
Tema yang diangkat untuk pertemuan bisnis IORA itu adalah "Building Partnership for Sustainable and Equitable Economic Growth" (Membangun Kemitraan untuk Pertumbuhan Ekonomi yang Berkelanjutan dan Adil). IORA Business Summit akan dibuka dengan pidato sambutan oleh Presiden RI Joko Widodo.
Pewarta : Yuni Arisandy
Editor : Rolex Malaha
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mendag bahas peningkatan daya saing produk halal RI di pasar Australia
24 January 2025 9:35 WIB, 2025
Terpopuler - Ekonomi Keuangan
Lihat Juga
Pasokan beras di Palu masih lancar meskipun belum puncak panen padi
23 February 2020 18:36 WIB, 2020
SKK Migas bantu kapal ikan untuk nelayan Donggala, JOB-Tomori sumbang 3 kapal
21 February 2020 11:54 WIB, 2020
Citra Nuansa Elok investasikan Rp325 miliar bangun kembali Mall Tatura
21 February 2020 0:08 WIB, 2020
Presiden Jokowi ingin promosikan nikel Indonesia dalam Hanover Messe Jerman
17 February 2020 17:29 WIB, 2020