Pemprov-Sulteng dan Untad teken MoU bidang riset dan survei
Jumat, 2 Agustus 2024 14:05 WIB
Gubernur Sulteng Rusdi Mastura (kiri) dan Rektor Untad Palu Prof. Amar saat menandatangi MoU di Kantor Gubernur Sulteng, Kota Palu, Jumat (2/8/2024).
Palu (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) dan Universitas Tadulako (Untad) Palu melaksanakan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dalam bidang riset dan survei daerah.
"Kemajuan suatu bangsa dan negara dimulai dari riset dan penelitian," kata Gubernur Sulteng Rusdi Mastura di Palu, Jumat.
Dia meminta akademisi membantu pemerintah daerah Sulteng untuk membangun daerah dalam bidang riset, pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.
"Bantu Sulteng, karena ini daerah kaya," ujarnya.
Pria yang disapa Cudi itu menyatakan siap membantu pembiayaan riset untuk pengembangan daerah. Apalagi, kata dia, Sulteng menjadi salah satu daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur.
Ia mengatakan Pemprov Sulteng telah menyiapkan lahan sekitar 1.000-an hektare untuk lokasi penelitian dan pengembangan, khususnya komoditas pertanian dan hortikultura.
Sementara itu, Rektor Untad Palu Prof Amar mengatakan kerja sama dengan Pemprov Sulteng, bukan yang pertama kali dilakukan. Penandatanganan MoU itu hanya memperbaharui kerja sama yang sudah pernah dilakukan.
"Kami memberikan dukungan kepada program-program Sulteng yang menjadi penyangga IKN," katanya.
Untad, katanya, telah mempersiapkan diri untuk melaksanakan riset dan pengembangan terhadap berbagai komoditas strategis.
"Kami berharap Pemrov Sulteng dapat menjadikan Untad sebagai universitas yang bisa diandalkan," kata Amar.
"Kemajuan suatu bangsa dan negara dimulai dari riset dan penelitian," kata Gubernur Sulteng Rusdi Mastura di Palu, Jumat.
Dia meminta akademisi membantu pemerintah daerah Sulteng untuk membangun daerah dalam bidang riset, pendidikan dan pemberdayaan masyarakat.
"Bantu Sulteng, karena ini daerah kaya," ujarnya.
Pria yang disapa Cudi itu menyatakan siap membantu pembiayaan riset untuk pengembangan daerah. Apalagi, kata dia, Sulteng menjadi salah satu daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur.
Ia mengatakan Pemprov Sulteng telah menyiapkan lahan sekitar 1.000-an hektare untuk lokasi penelitian dan pengembangan, khususnya komoditas pertanian dan hortikultura.
Sementara itu, Rektor Untad Palu Prof Amar mengatakan kerja sama dengan Pemprov Sulteng, bukan yang pertama kali dilakukan. Penandatanganan MoU itu hanya memperbaharui kerja sama yang sudah pernah dilakukan.
"Kami memberikan dukungan kepada program-program Sulteng yang menjadi penyangga IKN," katanya.
Untad, katanya, telah mempersiapkan diri untuk melaksanakan riset dan pengembangan terhadap berbagai komoditas strategis.
"Kami berharap Pemrov Sulteng dapat menjadikan Untad sebagai universitas yang bisa diandalkan," kata Amar.
Pewarta : Fauzi
Editor : Andilala
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kemenkum Sulteng kawal pendaftaran IG Kopi Batui-Durian Asaan Pagimana Banggai
29 January 2026 14:54 WIB
Terpopuler - Pendidikan & Iptek
Lihat Juga
DSLNG latih guru penggerak Banggai kuasai pembelajaran berbasis kecerdasan buatan
28 January 2026 10:55 WIB
Rektor UIN Datokarama Palu perjuangkan hak generasi muda peroleh pendidikan
25 January 2026 18:45 WIB
Pemkab Poso perkuat sinergi dengan pusat untuk pengembangan pendidikan tinggi
16 January 2026 20:13 WIB
Pemprov Sulteng gandeng UIN Datokarama Palu sukseskan Program Berani Cerdas
10 January 2026 18:19 WIB