
Studi tiru ke Yogyakarta, Imigrasi Palu perkuat kesiapan rute Internasional

Imigrasi Palu (ANTARA) - Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu melaksanakan studi tiru ke Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta dalam rangka memperkuat sarana dan prasarana menyambut pembukaan rute penerbangan internasional di Bandara Mutiara SIS Al Jufri. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah strategis untuk memastikan kesiapan operasional TPI di Palu berjalan optimal saat rute internasional resmi dibuka.
Dalam kegiatan tersebut, jajaran Imigrasi Palu meninjau langsung fasilitas pemeriksaan keimigrasian, sistem pendukung operasional, tata kelola area kedatangan dan keberangkatan internasional, serta mekanisme koordinasi antarinstansi di lingkungan bandara. Rombongan juga mempelajari proses penyelesaian penumpang internasional, prosedur pemeriksaan dokumen perjalanan, penggunaan sistem informasi keimigrasian, hingga pola penanganan kasus keimigrasian di TPI.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu, Muhammad Akmal, menegaskan pentingnya kegiatan ini dalam mendukung kesiapan operasional.
“Studi tiru ini penting karena bertujuan untuk menjadi rujukan mengenai bagaimana sarana dan prasarana yang tersedia dalam proses Keimigrasian. Setiap sarana dan prasarana tersebut memiliki fungsi yang sangat vital untuk menunjang kegiatan Keimigrasian di perbatasan. Sebagai petugas Imigrasi yang melaksanakan tugas sebagai penjaga pintu gerbang negara, kita harus didukung oleh sarana dan prasarana yang mumpuni agar pelaksanaan tugas dapat berjalan secara optimal, profesional, dan akuntabel,” ujar Muhammad Akmal.
Selain studi tiru, rombongan juga melakukan kunjungan koordinatif ke Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Daerah Istimewa Yogyakarta guna memperkuat konsultasi terkait kebijakan teknis, standar operasional, serta strategi peningkatan fungsi pelayanan dan pengawasan keimigrasian.
Melalui kegiatan ini, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu berkomitmen memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana agar pelayanan dan pengawasan keimigrasian di Palu dapat berjalan sesuai standar operasional prosedur, sekaligus menjaga kedaulatan dan keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Pewarta : Rangga
Editor:
Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
